the serenity prayer…..

Sering kali jawaban dari apa yang selama ini saya cari, malah didapatkan dari sumber yang tidak pernah saya duga sama sekali.  selama ini saya selalu bertanya-tanya apakah hikmah dari semua yang telah terjadi, mengapa Tuhan menurunkan cobaan yang berbeda-beda pada umatnya, tanpa mengurangi sedikitpun keimanan saya, namun rahasia-Nya adalah suatu hal yang membingungkan.

Lalu entah mengapa, orang itu datang kepada saya dan mengajak saya untuk mengikhlaskan segalanya…..baiklah, hal itu sudah saya lakukan, namun ada hal berikutnya yang harus dilakukan, dan itu adalah mendo’akan kepada Tuhan agar memberi petunjuk kepada seseorang yang telah menyebabkan suatu kezhaliman tersebut.

Untuk beberapa saat saya tertegun, orang yang mengatakan hal ini, dalam opini saya, bukan seseorang yang terlalu mendalami agama, bahkan berbeda kepercayaan dengan saya, akan tetapi hal yang telah dia ungkapkan adalah merupakan jawaban atas apa yang yang cari.

Adakalanya ikhlas saja tidak cukup, harus ada yang lebih dari hanya sekedar berdo’a dan melakukan ibadah wajib maupun sunnah, yaitu mendoakan kebaikan bagi orang lain dan berbuat baik kepada orang-orang terdekat kita.

Habluminnalloh adalah hal yang sangat berbeda jauh dengan Habluminannas, hubungan kita dengan Tuhan adalah secara vertikal, sedangkan hubungan sesama manusia adalah secara horizontal, segala perbuatan dan ibadah kepada-Nya tidak menjamin kita dapat bisa berbuat baik kepada sesama kita dan orang-orang sekitar kita.

Kita bisa saja menunjukkan ibadah yang sempurna, mengaku telah beriman dan mencintai Tuhan dan Nabi-Nya, namun kita berlaku semena-mena terhadap orang yang kita cintai.

Seketika, saya merasa bersalah dan menyadari apa yang selama ini saya telah lakukan atau apa yang telah saya ucapkan masih banyak yang perlu diperbaiki.

Saya harap pada akhirnya saya dapat menemukan kedamaian yang selama ini saya cari, dan semoga saya dapat membahagiakan orang-orang yang dekat dengan saya, dengan demikian saya pun akan menjadi bahagia.

God grant me the serenity
to accept the things I cannot change;
courage to change the things I can;
and wisdom to know the difference.

Living one day at a time;
Enjoying one moment at a time;
Accepting hardships as the pathway to peace;
Taking, as He did, this sinful world
as it is, not as I would have it;
Trusting that He will make all things right
if I surrender to His Will;
That I may be reasonably happy in this life
and supremely happy with Him
Forever in the next.
Amen.

~ Reinhold Nieburh


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s