25 tahun Linux

karena hari ini adalah hari ultah Linux ke 25, saya mau cerita sedikit kenapa saya sampai jadi salah satu pengguna linux dan mengapa saya tetap menggunakannya sampai saat ini,

Sebenarnya sejak era 90an, terutama setelah PC mulai mewabah, saya sangat suka mengutak-atik komputer, walaupun baru sebatas untuk game dan membuat cheat kecil-kecilan, setidaknya pada saat itu saya sudah punya visi bahwa komputer akan berperan banyak di masa depan.

Jadi sayapun mulai belajar bahasa komputer, pada masa itu sudah mulai berkembang HTML, Java dan PHP, agak sulit belajar pada saat itu karena koneksi internet masih belum sebagus saat ini, jadi kita hanya bisa mengandalkan dari buku-buku import atau bajakan yang berhasil diselundupkan.

Salah satu keberhasilan saya dalam mengutak-atik bahasa komputer adalah pada saat kuliah, dimana saya membuat program untuk greenhouse, semacam fuzzy logic, walau tidak canggih tapi cukup bisa menjadi prototype yang bisa digunakan sebagai laporan praktikum, juga kemudian saya membuat program untuk mengatur distribusi udara pada greenhouse, well not bad at all.

tapi pada tahun 2000 saya mulai berhenti menggunakan komputer, dan selama satu dekade saya sama sekali tidak mengikuti perkembangan teknologi komputer, masa itu adalah masa kegelapan bagi saya, saya kehilangan masa-masa kehebohan internet seperti friendster, blog, dkk. tapi setidaknya saya pernah mendengar tentang open source, terutama pada saat kedatangan Richard Stallman ke Jakarta.

kemudian saya mulai terkoneksi dengan dunia luar kembali pada tahun 2010, pada saat itu saya berusaha mengejar ketinggalan saya, mulai dari eksis di blog ini, kemudian twitter, facebook, dkk. sampai saya mulai mencoba menggunakan Open Source OS pertama saya yaitu Ubuntu versi 10.04

Dan juga pada tahun itu saya pertama kali mencoba software image editing yaitu GIMP, yang saat itu masih versi 2.6

Setelah mencoba beberapa software Free and Open Source, saya paham filsafat dari FOSS bahwa komunitas ini berjalan dengan kontribusi dari setiap penggunanya, jadi saya selalu berusaha “membayar” biaya software tersebut dengan berbagaimacam cara ; membuat tutorial, membantu teman-teman komunitas, memberikan sumbangan, dkk.

Jadi FOSS is actually not free at all, we need to pay something in order to be able to use it.

Kalau Linux berulang tahun ke 25, maka tahun ini adalah tahun ke-6 saya menjadi pengguna open source, dan saya merasa sangat beruntung bisa bergabung dengan komunitas open source yang sangat ramah dan helpful, I made a lot of friends ๐Ÿ™‚

Kini usaha kecil kami telah 100% menggunakan FOSS, dan terlebih lagi cita-cita saya untuk menjadi Digital Artist dapat tercapai berkat software FOSS yang sangat keren seperti GIMP, Inkscape, MyPaint dan Krita, suatu hal yang mustahil saya lakukan jika saya masih menggunakan software proprietary ๐Ÿ™‚

Thank you Linux, Thank you GNU/Linux, Thank you FOSS

Fossy and Linux

 

 

 

Stallman, Gates and Jobs at Pearly Gates……and other lame jokes

Bill Gates, Richard Stallman and Steve Jobs died and reached the Pearly Gates where St. Peter, who wear the Golden robe andย  golden staff, had waited for them

First, Gates approached and St. Peter asked him ; “What had you done in your life ?”

“I’m a founder of Microsoft, the biggest software company ever, and also I’m a philanthropy, so I’d spent my whole life doing good things.” said Gates.

“hmmm…..interesting !” murmured St. Peter “Here, take this cloth robe and wooded staff, you may enter the Heaven….”

Then, Stallman approached, “Your Highness, I had initiated the free software movement and founded the Free Software Foundation, so everyone on earth could enjoy the benefit of these free and open source softwares !”

“Impressive !” St.Peter smiled at Stallman, “Here, take this silk robe and silver staff, you may enter the Heaven !”

Last, Steve Jobs approached St.Peter, he looked at him for a while, then he shouted ;

“I believe you’re wearing my golden robe and golden staff..….GIVE THEM BACK TO ME NOW !!”

:mrgreen:

just joking lah…..nothing serious ๐Ÿ˜€

my apologize to apple fanboys, I didn’t mean to hurt anyone, heheeee

oh, by the way, a weeks ago, in one of buildings in Sudirman, Jakarta, I had a….should I said a gathering or a meeting ? whatever lah…..the point was I had some conversation with these people, the conversation went to other topic, such as politic, et cetera….then I abruptly said ; “Brokers, they always ask for freebies and discount…..”

Then everyone in that room laughed, so hard I guess it lasted almost five minutes…..but truly I wasn’t joking, I was totally serious ! I really hate this, when I’m serious about something but then it became a dumbest joke, it made me speechless for a moment.

Then, I wondered….was there any joke about broker/ trader ?

After surfing for a while, there are jokes about broker, though they’re not as famous as blonde or lawyer jokes

here an example that I found from this :

Two women were walking through the woods when a frog called out to them and said: “Help me, ladies! I am a stockbroker who, through an evil witch’s curse, has been transformed into a frog. If one of you will kiss me, I’ll be returned to my former state!”

One woman took out her purse, grabbed the frog, and stuffed it inside her handbag. The other woman, aghast, screamed, “Didn’t you hear him? If you kiss him, he’ll turn into a stockbroker!”

The second woman replied, “Sure, but these days a talking frog is worth more than a stockbroker!”

:mrgreen:

The Tweakers ~ bangsa pencuri

Pada pertengahan 8o’s saat Microsoft baru meluncurkan Windows dengan GUI (Graphical User interface ) Steve Jobs sangat murka pada Bill Gates hingga memanggilnya ke headquarters Apple, dan berkata pada Gates ; “Saya mempercayaimu dan kini kamu mencuri ide GUI dari kami !”

Gates dengan tenang membalas, “Saya pikir kita harus melihat hal ini dari sisi lain ; ini seperti kita memiliki tetangga yang kaya bernama Xerox, kemudian saya menyelinap ke dalam rumahnya untuk mencuri televisinya namun ternyata seseorang sudah mencurinya”

Itu adalah penggalan kutipan dari biografi Steve Jobs yang dikarang orang Walter Isaacson, yang menunjukkan bahwa permainan curi-mencuri ide adalah hal yang lazim atau mungkin bisa dimaafkan ~ terutama jika ide yang dicuri itu bisa dikembangkan lebih baik lagi dari ide orisinilnya seperti yang dilakukan baik oleh Jobs maupun Gates……dan gara2 mereka berdua, sampai hari ini kita hanya tahu bahwa Xerox itu adalah merk mesin Fotocopy, bukan perusahaan yang pernah membuat inovasi dengan menciptakan komputer berbasis grafis pertama.

Saya bukan hendak membahas apakah Gates atau Jobs salah dengan melakukan hal itu, toh kenyataannya dunia telah banyak berubah karena inovasi2 mereka, dan hal itu tidak bisa dipungkiri lagi, apa yang dilakukan Jobs dan Gates adalah suatu hal yang melampaui dari hanya sebatas keahlian “membajak karya orang lain” namun juga “memperbaikinya dan membuatnya jauh lebih baik”

Sepanjang perjalanan sejarah manusia, urusan curi-mencuri ide maupun ilmu ternyata ternyata adalah suatu hal yangย  bisa meningkatkan kemajuan suatu peradaban, Malcolm Gladwell memaparkan hal ini dalam kolomnya di NewYorker ; The Tweaker , bahwa ternyata Revolusi Industri di Inggris terjadi karena ada sekelompok orang “kreatif” yang mencuri ide dari yang lainnya (bisa juga dari negara lain) dan kemudian membuatnya lebih baik, selain itu sebetulnya saat ini banyak negara2 yang melakukan hal serupa dan mereka menjadi maju karena teknik “mencuri” itu.

Apa yang dibahas Gladwell dalam artikel tersebut sebetulnya beresiko memancing amarah dari para Apple Fanboy ya, karena banyak menampilkan sisi “gelap” si bos Apel itu, tapi sebetulnya inti dari artikel tersebut lebih menekankan pada tabiat “mencuri” yang sangat kental dalam sejarah umat manusia, hingga saya jadi bertanya-tanya ; Apakah untuk menjadi bangsa yang maju, kita harus mengesampingkan moralitas dan membabi-buta mencuri ide orang lain, kemudian mengklaimnya untuk kepentingan sendiri ?

Sebagai contoh saja yang sederhana, dalam industri fashion kita sudah sangat lazim kultur “contek-mencontek” model busana, bahkan saking keterlaluannya, ada yang dengan tega menjiplak plak-plak-blas-blas mirip abis dengan desain orisinilnya ! halah ! ๐Ÿ˜ฆ

Mungkin ini adalah kenyataan kelam dalam sejarah kita, bahwa kadang kala untuk maju, beberapa orang atau bangsa dengan tega mencuri ide dari orang lain, mengklaimnya dan mendapatkan keuntungan yang besar dari hal itu. dan kita memaafkan hal itu karena kita tidak bisa memungkiri bahwa hal itu telah membawa perubahan besar dalam hidup kita.

Saya teringat pada salah satu episode Star Trek TNG, ada seorang tokoh bangsa Vulcan yang berkata ; “Saya tidak paham mengapa bangsa manusia masih bertahan dan tidak punah, mereka bangsa yang Manipulatif, egois, penuh emosi, tidak logis dan tidak bisa dipercaya.”

hmmm…..Mister Vulcan, mungkin hal itu justru yang membuat manusia bisa bertahan, no ? ๐Ÿ˜€