Learning history of our past at Sawahlunto

“Those who can not remember the past are condemned to repeat it” – G.Santayana

from cities that I ever had visited, Sawahlunto is definitely one of the the best town ! I didn’t exaggerate it, but compared to other “famous” cities from our neighbor countries, Sawahlunto has so many advantages that will make you want to visit this beautiful small town again!

Why ? the best thing about Sawahlunto is a heritage small town, during the dutch colonization, Sawahlunto was a coal mining city, they brought workers – we called it slavery, from java to build the town, so nowadays we can see so many beautiful sites from dutch colonization, such as Train Station, old street market, Dutch office buildings, Town Square, Silo – for storing the coal, old coal mining sites, and many more.

Oh, by the way, Sawahlunto is a small town located at 95km to the south of Padang city, West Sumatra.

sawahlunto

old dutch building at town square

old train station, they also got museum here!

What I love about Sawahlunto because it’s very, very CLEAN !! having traveling to other cities in this country, I knew that this is the main issue, somehow people here couldn’t care about it, but I can tell you that ALL cities at West Sumatra are clean and tidy ! people there don’t throw garbage to the river anymore ! so we can enjoy the beautiful view at the river banks without having to worry about stepping into a dirty garbage.

river banks

Sawahlunto is a “cute” and small town, you can just walk around that city, the pedestrian walkway around this town is big and tidy, they got also many clean and neat public toilets, the people are nice and helpful – especially when you ask for some info about this town. I always know that we can judge the town from its rivers, public toilets, and people , right ? 🙂

And the next best thing is that you can learn about history at many museums in this small town, and these museum are – off course very neat and clean, have many facilities, and with helpful staffs we can enjoy and learn about history from these museums, go to http://www.sawahluntokota.go.id/ to learn more about it.

slave statue at coal mining museum

inside the museum of coal mining

entrance to an old dutch coal site

Okay, what else that I haven’t mention yet ? the food ? should I have to explain more about it ? all food in West Sumatra are the best ! I bet you gain weight fast – at least 3kilos here ! :mrgreen:

So if you happen to visit west sumatra, try to spend time visit this small town, because you can enjoy the beautiful scenery, great museums, and delicious and mouth-watering food ! 😉

Advertisements

I’tikaf ~ antimainstream di bulan Ramadhan

Di bulan suci Ramadhan ini, terutama menjelang sepuluh hari terakhir, biasanya kita mulai sibuk dengan berbagai kegiatan untuk menyambut Ramadhan, mulai dari belanja baju lebaran, memasak untuk persiapan hari raya dan mudik !

Lebih dari satu dekade saya menjalani ritual hari raya ini dan tanpa sadar bahwa ritual ini justru menjauhkan saya dari esensi yang sebetulnya dari hari raya itu sendiri.

Mengapa ? karena ritual-ritual yang “katanya harus dan wajib karena semua orang melakukannya” itu sebenarnya justru mengurangi waktu dan energi kita untuk beribadah di sepuluh hari terakhir Ramadhan yang idealnya kita justru lebih giat dan rajin beribadah di hari-hari terakhir itu.

Baru dua tahun belakang ini saya berkesempatan menikmati lebaran yang tenang dan nyaman, tanpa gangguan kewajiban harus melakukan ritual hari raya yang menyebalkan itu ! hehee 🙂

Dan salah satu fenomena di kota besar ini yang saya amati, adalah kecenderungan untuk beri’tikaf ke mesjid rame2 bersama keluarga atau teman2 😀

Coba saja amati mesjid2 besar di kota jakarta pada sepuluh hari terakhir pasti penuh sesak, bahkan lebih ramai dari pada mal ! :mrgreen:

Apa I’tikaf itu ?

I’tikaf intinya adalah berdiam diri di mesjid selama sepuluh hari terakhir di bulan suci Ramadhan, ada beberapa ketentuan i’tikaf, yang intinya harus dilakukan di mesjid, namun untuk perempuan i’tikaf bisa dilakukan di rumah saja – sebagian ulama berpendapat demikian.

Kalau saya sendiri sih ya terus terang belum kuat melakukan i’tikaf, paling cuma datang ke mesjid untuk sholat tarawih atau qiyamul lail (sholat tengah malam) dan dari situ saya mengamati kegiatan2 para pelaku i’tikaf, ada yang serombongan dengan teman-temannya, ada yang sekeluarga – bahkan membawa kakek, nenek dan anak2 yang  masih bayi , wow ! 😯

Pernah saya datang ke mesjid yang terletak di belakang gedung BI untuk qiyamul lail, dan ternyata saya gak bisa ikutan sholat karena telat datang dan gak kebagian tempat ! haduuuh…..

Untungnya ada mesjid besar yang bagus dekat rumah, Mesjid Biru, dan fasilitasnya lumayan memadai dan bersih, kebetulan saya sempat mengambil gambar2 menjelang tengah malam, dimana mesjid semakin malam justru semakin padat dan ramai. Mesjid Biru ini terletak di selatan jakarta, dan memiliki dua tingkat, sebetulnya hanya tingkat atas yang digunakan untuk sholatm namun karena jama’ah sangat ramai, maka basement-nya digunakan untuk sholat juga.

ini adalah suasana di dalam Mesjid Biru menjelang tengah malam :

Ada yang tidur, juga ada yang bawa anak2 balita ke mesjid :mrgreen:

Suasana di basement Mesjid Biru, biasanya yang memilih disini adalah rombongan keluarga, karena tidak seramai diatas

di luar mesjid sangat ramai ! banyak jajanan yang yummy-maknyuss…..bahkan ada tukang kerak telor juga lho 😮

Jadi untuk yang berminat untuk melakukan i’tikaf, mungkin bisa mencari informasi pada mesjid2 di dekat rumah, biasanya mesjid2 besar sudah memiliki koordinator untuk i’tikaf dan mereka sudah memiliki jadwal kegiatan selama i’tikaf.

Nah, demikian posting tentang i’tikaf ini, semoga dapat memberikan pencerahan tentang makna Ramadhan 😉

all images were taken by pocket camera and edited with gimp

Tutorial Membuat Efek Fake HDR dengan Gimp

HDR atau High Dynamic Range adalah suatu teknik dari fotografi untuk menghasilkan image yang memiliki “dynamic range” yang besar diantara area lightness dan darkness hingga image yang dihasilkan seperti memiliki nuansa surealis dan agak unnatural.

Sebetulnya saya pribadi kurang begitu suka dengan teknik HDR ini, saya lebih prefer efek lomografi dan vintage yang tampak lebih natural, sampai ada yang bertanya bagaimana cara menginstal plugin Fake HDR pada Gimp, padahal saya pun belum pernah mencoba plugin itu ! hehe….akhirnya saya malah mencari tahu bagaimana cara membuat efek Fake HDR tanpa menggunakan Plugin.

Dan akhirnya setelah mencoba-coba, saya bisa membuat efek Fake HDR tanpa plugin, walau hasilnya mungkin tidak serupa dengan menggunakan plugin, tapi saya cukup puas dengan hasilnya, karena menurut saya image yang dihasilkan tidak terlalu “tweak” dan bisa cukup natural.

Baiklah, jadi kita mulai saja cara membuat efek Fake HDR ini, pertama buka dulu file yang akan kita gunakan, saya memakai gambar mesjid ini :

 

 

Buat duplikat Layernya dengan men-klik icon Duplicate Layer pada Layer Box , atau dari menu : Layer – Duplicate Layer , atau bisa juga dengan menekan : Shift-Ctrl-D , dengan layer baru yang ter-select, selanjutnya ikuti step ini :

  • pilih Color – Desaturate , klik Ok ,
  • kemudian pilih Color – Invert , klik Ok ,
  • dan pilih Filter – Artistic – SoftGlow , klik Ok, dan hasilnya seperti berikut :

 

 

Pada Layer Modes, pilih Soft Light, dan turunkan Opacity sampai 50% , buat duplikat layer tersebut dan naikkan opacity sampai 75%

 

 

Kembali pilih layer mesjid, duplikat layer tersebut dan pindahkan sampai ke posisi atas dari semua layer, pilih Color – Level dan naikkan nilai input level yang paling kanan dari 0 (nol) menjadi 100, seperti pada gambar berikut ini :

 

 

Color Level ini akan memberi efek gelap pada image, ubah seting Layer Modes pada Darken Only , dan turunkan nilai Opacity pada sekitar 30% – 50% .

Nah, kita hampir sampai pada langkah terakhir, pilih Layer – New from Visible , yang akan menampilkan layer yang berasal dari image yang tampak, dan kita bisa matikan tombol “mata” pada layer-layer lainnya, karena kita hanya memerlukan layer yang terakhir ini saja. Pilih Color – Hue Saturation , ubah nilai Hue jadi 10 dan Saturation sekitar 50 – 70, klik Ok.

Dan inilah hasil akhir dari efek Fake HDR tanpa Plugin !  😀

 

Oh ya, saya juga iseng mencoba metode ini pada image lainnya dan ini adalah hasilnya, cukup bagus bukan ? hehee 😉

Jujur saja, saya tidak mengerti cara mengatur seting pada fitur Galery di blog wordpress ini, jadi semua image yang saya upload muncul pada Galery, hingga seperti tumpang-tindih begini, jadi dilihat saja semuanya ya, ada image yang sebelum diberi efek Fake HDR dan image setelah diberi efek tersebut :mrgreen:

Demikian tutorial Efek Fake HDR dengan Gimp, semoga bermanfaat, jika ada pertanyaan dan saran, silakan isi kolom dibawah ya ! 😉

 

Membuat Alphabet Pinball dengan Gimp

Halo ! 🙂

Posting kali ini bukan mengenai tutorial Gimp, tapi merupakan penjelasan singkat untuk bagaimana cara membuat bola-bola alpabet dengan Gimp, sebetulnya saya hanya menyadur dari tutorial yang diperoleh dari utube dari seorang user yang pakar membuat tutorial gimp yaitu monsoonami , dan inilah hasil karya yang saya buat berdasarkan tutorial tersebut :

 

Dan image ini saya pakai untuk background di akun twitter, facebook dan googleplus….hehee 😀

ohya, secara garis besar cara pembuatan bola-bola alphabet ini tidak sulit, fitur yang digunakan adalah Layer Modes, Map Object, Blur.  Tools yang dipergunakan yaitu Blend Tool, Selection Tool, dan Dodge/Burn Tool.

Jika di tutorial aslinya cara pembuatan bola-bola dilakukan dalam Layer Group (fitur yang baru ada pada versi 2.8) maka saya membuat bola-bola tersebut pada image baru, setelah jadi baru di copy-paste (paste as new layer) ke dalam image ini, sebetulnya secara garis besar sama saja cuma beda metodenya, hehee 🙂

Jadi begitu kira-kira cara pembuatan bola-bola alphabet, untuk lebih jelasnya silakan nonton video tutorialnya yang terdapat dibawah ini, selamat berkarya dengan Gimp ! 🙂

 

Hidup tanpa Kantung Empedu

Pernahkah anda mengalami nyeri dibagian perut bagian atas yang berkepanjangan, mual, diare, kembung, nyeri pada punggung dan merasa keletihan / fatigue? Hati-hati, mungkin anda menderita peradangan kantung empedu.

Kantung Empedu atau Gallbladder adalah organ kecil yang berada dekat dengan hati, fungsinya hanyalah menampung cairan empedu yang dihasilkan oleh hati, cairan empedu ini yang berfungsi untuk mencerna lemak dari makanan. Nah, dalam suatu kondisi yang tidak normal menyebabkan terbentuknya endapan dari cairan empedu yang menjadi Batu Empedu (gallstone) pada Kantung Empedu yang menyebabkan peradangan pada kantung empedu.

Tidak ada yang mengetahui pasti penyebab terbentuknya batu empedu, sebagian mengatakan bahwa diet tinggi kolesterol dan lemak adalah penyebabnya, atau karena gangguan pada fungsi hati. Berbeda dengan Batu Ginjal, jika peradangan akibat batu empedu sudah tidak dapat diobati lagi, maka jalan yang harus ditempuh adalah pengangkatan kantung empedu, bukan hanya batu empedunya saja.

Akibatnya penderita peradangan kantung empedu banyak yang diharuskan mengambil jalan operasi ini, namun apakah masalah dengan pencernaan selesai dengan pengangkatan kantung empedu ? Tidak.

Sekitar 20 juta warga amrik menderita batu empedu dan setengah juta warga amrik mengalami operasi pengangkatan batu empedu setiap tahunnya, dan sebagian dari pasien yang sudah menjalani pengangkatan kantung empedunya kembali lagi dengan keluhan dan masalah pencernaan yang sama. sayangnya kita tidak memiliki data pasien penderita batu empedu di Indonesia , tapi pada tahun 2004, seorang dokter bedah mengatakan pada saya bahwa dalam sebulan dia bisa mengoperasi lebih dari 30 pasien penderita batu empedu.

Kenyataan, pengangkatan kantung empedu tidak menghilangkan masalah pencernaan, tindakan ini hanya menghilangkan masalah nyeri dari peradangan kantung empedu, namun tidak menyelesaikan akar permasalahannya, yaitu Hati atau Liver. Dan akibat dari pengangkatan kantung empedu, kinerja Hati semakin terbebani saat harus mencerna makanan, terutama makanan yang berlemak.

Jadi teori gampangnya begini, Hati membuat cairan empedu, yang harusnya disimpan pada kantung empedu dan baru akan disekresikan saat ada makanan yang masuk ke dalam tubuh, namun ketika kantung empedu tidak ada, maka hati tidak dapat mengontrol cairan empedu yang dihasilkannya.

Jadi kenapa juga saya menulis artikel ini ?

Kalau dihitung, sudah 8 tahun saya hidup tanpa kantung empedu, dan sebelumnya saya sudah banyak mengalami berbagai kejadian akibat “serangan kantung empedu” yang menyebabkan beberapa kali terkapar di ruang UGD. Awalnya seperti gejala sakit mag yang bekepanjangan, akhirnya setelah di-USG baru ketahuan ada batu empedunya, kemudian sempat saya mengikuti pengobatan dengan herbal dan berhasil menghilangkan semua batu empedu ! namun beberapa tahun kemudian batu empedu itu terbentuk lagi, dan akhirnya pada tahun 2004 kantung empedu saya diangkat.

Namun gejala yang sama masih saya rasakan, walau tidak separah dulu lagi, akhirnya setelah melakukan riset kecil2an ( browsing di internet aja sih) barulah saya ketahui bahwa operasi pengangkatan kantung empedu sebetulnya tidak menyelesaikan masalah pencernaan saya, hanya menghilangkan rasa sakit akibat peradangan namun tidak menyembuhkan digestive problems-nya.

Jadi jika anda sudah menjalani pengangkatan kantung empedu, namun masih mengalami masalah pencernaan seperti rasa kembung, mual, sering diare, sakit pada punggung, pusing, letih, kulit mudah lecet, maka mungkin anda masih mempunyai masalah dengan fungsi Hati atau Liver.

Sayangnya tidak ada dokter yang dapat mengetahui hal ini, saya sudah beberapa kali berkonsultasi dengan dokter internis dan mereka mengatakan bahwa seharusnya saya sudah sehat dan baik2 saja setelah pengangkatan kantung empedu, karena menurut mereka kantung empedu itu tidak memiliki fungsi apapun (bullshit!)

Baiklah sekarang bagaimana harus survive tanpa kantung empedu ?

Ada beberapa poin penting yang saya peroleh dari internet, diantaranya :

  • Harus mengkonsumsi suplemen enzyme seumur hidup ! nah lhooo…..
  • Harus lebih sering melakukan Detox Liver , jika orang normal diwajibkan setahun sekali menjalani detoksifikasi untuk hati, maka orang yang tidak memiliki kantung empedu harus lebih sering, bisa 3 atau 4 kali dalam setahun, detoks liver bisa dilakukan dengan terapi herbal yang bahan2nya bisa diperoleh diapotik terdekat (silakan dibrowsing aja dengan keywords “Liver Detoxification” )
  • Tidak boleh makan Junk Food, Frozen Food, Fatty food, Soda, etc, etc…. (Noooo…..! 😥 )
  • Banyak mengkonsumsi Buah dan Sayuran segar (ini sih sudah saya lakukan dari dulu ^__^v )
  • Konsumsi Probiotik, untuk membantu pencernaan makanan.
  • Kurangi konsumsi karbohidrat kompleks, gula dan teman2nya
  • Kurangi konsumsi daging merah, susu dan produk olahan lainnya
  • Harus lebih banyak olah raga ! *uhuk

Ada yang menyarankan untuk rutin mengkonsumsi “Actived Charcoal” atau yang lebih dikenal dengan “Norit” untuk mengurangi rasa sembah dan diare bekepanjangan akibat hilangnya kantung empedu.

Nah jadi jika saat ini kantung empedu sudah hilang bukan berarti tidak dapat menjalani hidup seperti biasa, jika berniat untuk mengubah pola makan dan kebiasaan hidup untuk menjadi lebih baik, pasti hidup tetap akan berjalan normal walau tanpa sebuah kantung empedu

EDIT :

mohon dibaca juga link-link dari artikel sebelumnya “Hidup tanpa kantung empedu 2″ dan “Hidup tanpa kantung empedu 3″