Hidup tanpa kantung empedu 3

sudah cukup lama saya menuliskan artikel tentang pengalaman saya sebagai penderita batu empedu pada “Hidup tanpa kantung empedu 1” dan “Hidup tanpa kantung empedu 2” dan sampai hari ini saya masih menerima berbagai respon setiap harinya.

ini merupakan fenomena yang sangat menyedihkan bagi saya melihat makin banyaknya penderita batu empedu yang tidak mendapatkan informasi yang baik dari dokter, sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa SEMUA dokter PASTI akan menyuruh pasiennya untuk menjalani operasi pengangkatan kantung empedu sebagai solusi yang cepat.

Saya terus mengamati perkembangan diskusi pada grup penderita batu empedu, walau saya tidak aktif lagi dalam grup itu, karena beberapa hal berikut yang membuat saya memutuskan untuk pasif dalam forum itu :

  • kebanyakan orang yang bertanya kepada saya menganggap saya ini dokter/dukun yang harus memberikan solusi cepat bagi mereka
  • kebanyakan orang tidak bersabar pada penyakit mereka, padahal saya sudah bilang berkali-kali bahwa semua penderita batu empedu merasakan sakit yang sama, mengeluhkan sakit anda pada saya tidak akan menyelesaikan masalah anda ! jadi kenapa tidak bisa bersabar saja ?
  • kebanyakan orang yang sudah bertanya panjang-lebar dengan saya tidak sedikitpun mengucapkan terima kasih, padahal sudah mengambil waktu saya dan menyita perhatian saya karena masalah yang mereka buat sendiri, sementara itu mereka jika berkonsultasi pada dokter maka mereka akan rela bayar mahal, padahal semua dokter juga sama akan menyuruh anda untuk menjalani operasi itu.

Karena hal ini terjadi berulang-ulang dan semua yang datang ke blog ini akan bertanya hal yang sama tentang “Apa saya harus operasi atau tidak ?” maka jawaban saya selalu sama “semua keputusan ada pada anda”

Maka saya mencoba mengajak anda yang sudah mampir pada artikel ini untuk berpikir sejenak :

  • penyakit yang anda derita adalah akibat dari pola hidup anda sendiri, jika anda tidak mau berubah maka jangan harap anda bisa sembuh walaupun sudah menjalani operasi.
  • Kesehatan anda sejatinya ditentukan oleh kesehatan mental anda ! bukan fisik, penelitian dari jerman membuktikan bahwa kesehatan dipengaruhi 80% oleh kondisi mental anda, jadi jika anda tidak sabar dan terus mengeluh, maka jangan harap anda bisa sembuh total dari penyakit ini.
  • pikirkan orang disekitar anda (keluarga dan kerabat) yang ikut jadi repot dan menderita akibat penyakit anda ini, setidaknya jangan mengeluh dan bersabar dan terus optimis bahwa anda bisa sembuh dari penderitaan ini.
  • anda sebenarnya bisa sembuh tanpa menjalani operasi, yang anda butuhkan adalah kesabaran dan percaya bahwa anda bisa melakukannya, ingat bahwa metode herbal ini selain lebih efektif juga jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya operasi (dan anda mendapatkan informasi ini dari saya secara gratis juga ! coba bandingkan dengan biaya konsultasi dengan dokter internis )

dan dengan ini saya memutuskan untuk tidak akan menanggapi semua pertanyaan yang sama tentang bagaimana menghilangkan batu empedu, silakan anda cari pada kolom komentar di artikel-artikel sebelumnya dan memilih metode pengobatan herbal yang paling tepat untuk anda.

sekali lagi saya tekankan bagi anda penderita batu empedu :

tujuan saya menuliskan artikel ini adalah untuk berbagi atas penderitaan dan kesakitan yang pernah saya alami, supaya anda tidak perlu mengalaminya, dan anda jika ingin sembuh harus tetap terus bersabar dan berdoa kepada Tuhan YME untuk kesembuhan anda.

EDIT :

karena banyak yang menanyakan tentang Detoks Hati atau Liver Cleansing, maka berikut caranya yang saya ambil dari grup penderita batu empedu :

Persiapan :

  • Minum jus apel (1 buah apel fuji + 500ml air) selama 5 – 6 hari
  • minum ramuan herbal sesuai anjuran dokter jika ada
  • makan makanan non-fat (tempe, tahu, jagung, kentang, sayuran, ikan yang dikukus/rebus)

Pelaksanaan Liver Cleansing :

Liver Cleansing dilakukan selama dua hari, sebaiknya lakukan pada akhir pekan sehingga tidak menganggu aktifitas

  1. (jam 07.00 – 14.00) makan makanan non-fat
  2. (jam 14.000) mulai puasa sampai besok pagi 10.00
  3. (jam 16.00) siapkan larutan Garam Inggris (bisa dibeli di apotik) 300gram garam inggris dicampur dengan 720cc air putih, untuk 4 gelas (tiap gelas 180cc)
  4. (jam 18.00) minum segelas larutan garam inggris, tidur dengan posisi miring ke kanan selama sejam, setelah itu tidur terlentang sampai jam 20.00, boleh minum segelas air putih
  5. (jam 20.00) minum segelas larutan garam inggris, , tidur dengan posisi miring ke kanan selama sejam, setelah itu tidur terlentang sampai jam 21.30, boleh minum segelas air putih
  6. (jam 21.30) siapkan larutan 125cc minyak zaitun, 2 buah Grape Fruit (150cc), 1 suing bawang putih. sisihkan 25cc grape fruit untuk membilas, siapkan 2 kapsul Bee Propolis (jika ada)
  7. (jam 22.00) minum larutan minyak zaitun, grape fruit dan bawang putih itu dan 2 kapsul bee propolis, minum sambil berdiri kemudian minum sisa 25cc grape fruit, tidak boleh minum air putih. gosok gigi dan langsung tidur miring ke kanan selama 3 jam (sampai jam 01.00 pagi) setelah itu boleh tidur terlentang sampai pagi
  8. (hari ke 2, jam 06.00) minum segelas larutan garam inggris, tidur dengan posisi miring ke kanan selama sejam, setelah itu tidur terlentang sampai jam 08.00, boleh minum segelas air putih
  9. (jam 08.00) minum segelas larutan garam inggris, tidur dengan posisi miring ke kanan selama sejam, setelah itu tidur terlentang sampai jam 10.00, boleh minum segelas air putih
  10. (jam 10.00) minum segelas jus apel
  11. (jam 12.00) sudah boleh makan makanan non-fat, dan malam hari sudah boleh makan seperti biasa.

Catatan :

  • Jangan makan ayam tepung dan timun selama liver cleansing
  • lakukan liver cleansing ke-2 dua minggu kemudian
  • untuk orang sehat liver cleansing bisa dilakukan selama 2x setahun dan untuk yang sakit bisa dilakukan setiap bulan

(sumber : Dokter Lucky Kartadinata, (021 4500 306), Jl. Janur elok raya blok PE1/1, Kelapa Gading, Jakarta)

dan untuk yang berminat mencoba Obat Herbal “Pusaka Ambon” yang sudah terbukti bisa menghilangkan batu empedu, ini alamatnya : JL. Kramat Raya no.63A, disamping kantor polisi, telfon : 021-98100424 dan 021-32573887

gall-bladder

 

Hidup Tanpa Kantung Empedu 2

Sudah dua tahun berlalu dari saya menulis artikel : “Hidup tanpa kantung empedu” dan hampir tiap hari saya menerima respon, baik dari penderita batu empedu maupun yang sudah menjalani operasi pengangkatan kantung empedu.

Jadi ada beberapa hal yang akan saya garis-bawahi :

  • tujuan saya menuliskan artikel tersebut adalah untuk berbagi pengalaman saya sebagai mantan penderita batu empedu dan saat ini sudah tidak memiliki kantung empedu lagi.
  • saya berharap bisa banyak membantu, namun sampai saat ini pun saya belum menemukan metode yang paling tepat untuk para penderita kantung empedu juga yang sudah menjalani operasi pengangkatan kantung empedu.
  • melihat gejala yang berkembang, semakin banyak penderita batu empedu, mulai dari yang sudah tua, muda bahkan ada yang masih bayi ! ini merupakan fenomena yang sungguh aneh, dan ternyata teknologi kedokteran masih belum sanggup untuk mengantisipasi hal ini.
  • metode pengobatan herbal (pusaka ambon, kulit manggis, daun sirsak, dll) memang bisa ampuh untuk menghilangkan batu empedu (untuk yang belum diangkat kantung empedunya) namun metode ini butuh waktu lama, dan sementara jika kantung empedu sudah meradang maka harus diambil tindakan operasi.
  • saya tidak boleh memberikan saran apakah seorang penderita batu empedu tidak perlu menjalani operasi pengangkatan kantung empedu, saya disini hanya sharing pengalaman saya semata, keputusan apakah harus menjalani operasi atau tidak adalah merupakan hak pasien, dan seorang pasien berhak mendapatkan informasi yang benar sebelum menjalani operasi.

Sampai hari ini pun saya masih berusaha menjaga pola makan yang seimbang, sambil menjalani detoks liver secara rutin ( dengan makan apel selama 4-5 hari berurut-turut) saya pun juga memiliki masalah yang sama dengan penderita kantung empedu ; mual, diare, cepat lelah, dsb. dan saya sampai pada satu kesimpulan bahwa penyakit ini masih menjadi tanda-tanya dan kuncinya hanyalah kesabaran, ikhtiar dan kegigihan untuk sembuh.

Saya sangat menghargai semua masukan dan sharing dari semua teman-teman yang sudah mampir ke blog ini, perlu diingat bahwa kita sesama penderita batu empedu yang juga merasakan sakitnya yang luarbiasa saat mengalami peradangan, dan tujuan kita disini adalah untuk menggali informasi dan saling membantu.

Sampai hari ini belum ditemukan penyebab utama terbentuknya batu empedu, sementara itu semakin banyak keluarga dan teman yang menjadi penderitanya, saya tidak tahu apakah kita memiliki data-data berapa penderita batu empedu di Indonesia, jika ada yang memilikinya, mudah2an bisa disharing disini.

Jika ada yang masih belum jelas, mohon dibaca kembali artikel saya sebelumnya, disitu saya rasa sudah cukup banyak masukan dan tanggapan dari teman-teman mengenai hal ini.

EDIT :

berikut link-link dari artikel sebelumnya “Hidup tanpa kantung empedu 1” dan “Hidup tanpa kantung empedu 3”

GetImage