membuat permainan yang menarik bagi anak

Sabtu pagi, entah angin dari mana, tiba-tiba sepupu saya mentwit lagu-lagu favoritnya yang suka dinyanyikan bersama anaknya yang masih balita, lucu sekali ! saya langsung teringat dengan beberapa lagu favorit saya yang dulu sering saya nyanyikan bersama dengan anak-anak saya, langsung saja saya membalas twitnya dengan menimpalinya dengan judul-judul lagu anak tersebut.

Kemudian topiknya berkembang kearah pemainan anak, saya langsung teringat satu permainan kesukaan anak saya yang kecil, yaitu play dough, kami jarang membeli play dough yang sudah siap pakai, biasanya saya membuat sendiri play dough itu, ini resepnya :

  • kira-kira 100gr tepung terigu
  • 2 sendok makan minyak goreng atau secukupnya
  • air secukupnya
  • pewarna makanan
  • garam dan gula secukupnya

pertama, campur pewarna makanan ke dalam air, dan aduk rata, tujuannya agar warnanya dapat tercampur dengan rata, kemudian campurkan semua bahan dan aduk sampai kalis, seperti membuat adonan roti atau adonan kulit pizza. saya sebetulnya tidak pernah mengukur takaran adonan tersebut, semuanya hanya perkiraan saja, hehheheee

setelah itu lengsung dapat dimainkan bersama dengan anak-anak, gunakan peralatan dapur yang tersedia seperti talenan, garpu, sendok, pisau roti yang tumpul, spatula, dan sebagainya.

dulu waktu anak saya masih balita, kami hampir setiap hari memainkan play dough ini, ternyata ada dampak positif yang saya peroleh, anak saya yang kecil ketika sudah memasuki kelompok bermain, menunjukkan perkembangan yang pesat dalam motorik halusnya, yaitu kemampuan menulis dan membuat prakarya, gurunya pun kagum dengannya sampai bertanya kepada saya apa rahasianya, pada awalnya saya tidak mengetahuinya dan malah bingung sendiri, ternyata baru saya ketahui belakangan bahwa sering bermain play dough telah meningkatkan kemampuan motorik halusnya !

Selain itu play dough buatan sendiri aman jika tertelan oleh si kecil, bahkan saya kadang-kadang suka iseng menggoreng atau mengoven play dough yang telah dibentuk oleh si kecil, dan bisa dimakan juga ! ini boleh saja, asalkan pewarna makanan yang digunakan telah terbukti aman dan digunakan dalam porsi yang tidak berlebihan.

Selain bermain play dough, tentu saja saya suka membuat cairan sabun untuk bermain gelembung busa, saya hanya menggunakan sabun cair biasa dan sedotan untuk meniup gelembung sabun itu.

sepupu saya pun juga mentwit permainan kesukaan anaknya, yaitu bermain rumah-rumahan atau mobil-mobilan dengan kardus bekas, kami pun juga sering melakukan hal itu.

Memang rumah akan menjadi sangat berantakan jika kita bermain bersama anak-anak, namun bagi saya yang terpenting adalah saya bersenang-senang dengan mereka, saya berusaha tidak terlalu pusing dengan rumah yang berubah menjadi kapal pecah, toh nanti bisa dibersihkan lagi.

Intinya bagi saya, memiliki anak harus saya manfaatkan sebaik-baiknya, buat apa memiliki anak namun kita tidak bisa bersenang-senang dengan mereka ? lupakan beban pelajaran dari sekolah, mereka sudah cukup terbebani dengan hal tersebut disekolahnya, waktu bersama orang tuanya harusnya menjadi waktu yang menyenangkan bagi mereka dan tentu saja bagi orang tuanya juga.