Pelet

beberapa hari yang lalu seseorang berkata bahwa banyak orang yang sering menyalahkan sihir atau pelet sebagai sumber masalah dalam hidupnya,

gak dapat promosi, bilang dipelet…..ribut sama pasangan, bilang dipelet…..bisnis gak jalan, bilang dipelet lagi !

padahal belum tentu hal itu terjadi, akibatnya sihir atau pelet cuma jadi alasan saja untuk menutupi hal-hal yang tidak diinginkan dalam hidupnya.

apa sebenarnya sihir, ilmu hitam atau pelet itu ?

saya mencoba memahaminya dari kitab Tauhid, dimana disebutkan kalau asal muasal ilmu sihir itu muncul pada masa Babilonia, dimana diutus dua malaikat bernama Harut dan Marut untuk menjelaskan bahaya ilmu sihir pada manusia.

banyak kesalahan tafsir dari kisah Harut dan Marut ini, kedua malaikat itu tidak mengajarkan ilmu sihir pada manusia, namun menjelaskan hakikat ilmu itu dan menasihati manusia agar tidak mempelajarinya dari bangsa jin.

namun manusia tidak mematuhi nasihat itu dan mempelajarinya hingga akhirnya sampai hari ini ilmu sihir masih banyak dipraktekkan dalam masyarakat.

saya tidak mau mempelajari ilmu sihir secara detail karena tidak ada gunanya juga, yang saya ingin ketahui adalah kenapa ilmu itu digunakan dan kenapa bangsa jin digunakan sebagai oknum dari ilmu itu.

ternyata dalam Quran sebenarnya hanya Nabi Sulaiman saja yang diberikan kekuasaan atas bangsa jin, jadi setelah itu tidak ada manusia yang menguasai bangsa jin, jadi penyihir sebenarnya tidak menguasai jin, namun sebaliknya justru jin yang menguasainya.

jadi kenapa jin mau melakukan itu ? mengapa mahluk yang hidup di alam lain ingin “membantu” kita dalam urusan kita ?

sebenarnya jin adalah mahluk yang inferior dibandingkan manusia, ada beberapa hal yang membuat manusia menjadi lebih superior, diantara adalah manusia diberikan Akal dan Keimanan. dua hal ini yang tidak dimiliki oleh bangsa jin maka dari itu sebagian bangsa jin yang jahat ingin membuat dirinya superior dari manusia.

itu adalah motif dasar dari niat bangsa jin melakukan sihir.

sihir sendiri adalah ilmu yang diberikan Tuhan pada bangsa jin untuk hidup, seperti kita juga memiliki ilmu yang digunakan untuk bekerja dan mendapatkan nafkah, jadi sebenarnya ilmu sihir itu seharusnya hanya digunakan di alam jin saja bukan di alam manusia.

kembali lagi dari penyalahgunaan kata “pelet”, jika ada yang terkena guna-guna, sangat jarang ada orang yang bisa langsung tahu kalau ia sedang dipelet, kebanyakan tidak mengetahuinya dan akhirnya ilmu itu lenyap begitu saja.

hal yang paling penting dari memahami ilmu sihir ini adalah mengetahui cara pencegahannya dan cara penanganannya, mendatangi dukun untuk membalas sihir justru akan memperburuk kondisi, belum lagi akan menambah dosa akibat dari hal itu.

Ilmu sihir adalah ilmu yang terlarang dan merupakan salah satu dosa terbesar karena pelakunya telah melakukan perbuatan syirik yang akan menghapus semua amalan kebaikannya. hal ini dikarenakan oleh perbuatan syirik yang memohon bantuan kepada selain Tuhan.

pelaku sihir menjadi syirik karena ia secara langsung telah menjadikan jin sebagai sembahannya, memohon bantuan kepada jin dan melakukan apapun yang diminta oleh jin tersebut.

sebaiknya untuk memahami lebih dalam tentang ilmu ini bisa diperoleh dari buku-buku agama yang bermutu atau datang ke ceramah yang membahas tentang topik ini.

dengan memahami hakikat sihir dan keburukannya kita berharap bisa terhindar dari perbuatan tersebut dan tidak dengan mudah menuduh siapapun melakukan perbuatan dosa itu.

Kisah Harut dan Marut

 

 

 

Advertisements

2 comments

  1. mysukmana · April 11

    Pelet itu setauku yg buat mancing ikan kak..bukan sihir2 kyk gini hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s