Hidup tanpa kantung empedu : Kopdar pertama

Hampir empat tahun yang lalu saya menulis artikel tentang penyakit batu empedu : “Hidup tanpa kantung empedu” dengan niat hanya untuk membuat dokumentasi tentang penyakit ini saja, ternyata respon yang saya dapat sangat banyak, hingga akhirnya salah seorang pembaca artikel – Bapak William mengusulkan untuk membuat grup di Whatsapp untuk menjadi wadah sharing antara sesama penderita penyakit ini.

Alhamdulillah hari ini beberapa dari anggota grup ini dapat melakukan kopdar pertama, berkat jasa Mbak Myrna dan Mbak Cicik yang sudah berupaya untuk mengumpulkan kami dan mencarikan tempat yang paling nyaman untuk kopdar yaitu di restoran Saung Mang Engking di Serpong

Tujuan dari diadakannya kopdar selain untuk menjalin silaturahmi, juga untuk mencarikan solusi yang baik untuk setiap anggota grup agar dapat menjalankan pola hidup sehat

Acara dimulai dengan sesi perkenalan dan dilanjutkan dengan sharing mengenai pengalaman dengan penyakit batu empedu.

Dari semua yang hadir, empat orang sudah mengambil tindakan operasi pengangkatan kantung empedu yaitu : Saya sendiri, Bapak Handri, Bu Riza, dan Bu Myrna, sedangkan lainnya belum dioperasi yaitu : Bu Yulianti, Mbak Cicik, Mbak Rika dan Bu Nina.

Dari Kiri ke Kanan :  Mbak Nina, Mbak Riza, saya, Bu Yulianti, Mbak Cicik, Mas Handri, Mbak Myrna dan Mbak Rika

Dari Kiri ke Kanan :
Mbak Nina, Mbak Riza, saya, Bu Yulianti, Mbak Cicik, Mas Handri, Mbak Myrna dan Mbak Rika

dari kelompok yang sudah dioperasi (tidak punya kantung empedu) kami semua sama-sama merasakan masih mempunyai keluhan yang sama yaitu sering begah (kembung), mudah letih dan kadang diare.

dari kelompok yang belum dioperasi masih merasakan gejala yang kurang lebih sama dan juga masih kambuh penyakit mag.

Hampir semua yang hadir sudah menjalankan pola makan sehat, juga sudah pernah melakukan terapi apel, dan setelah melakukan itu terbukti bahwa jumlah batu dalam kantung empedu berkurang.

ada beberapa tips untuk menjaga stamina yang telah dilakukan sebagian dari anggota grup yaitu :

  • meminum suplemen habbatusauda dan omega3 setiap hari
  • meminum cuka apel tiap pagi satu sendok makan
  • membatasi jumlah makanan
  • beristirahat jika merasa kelelahan
  • tetap terus mengurangi konsumsi makanan berlemak dan gorengan
  • berolahraga secara rutin
  • terapi jeruk nipis peras (jeniper) hangat setiap pagi
  • kapsul albumin untuk menguatkan fungsi hati
  • sari temulawak untuk kesehatan liver

Diakhir sesi, Bu Yulianti memberikan presentasi tentang Psikosomatis dan hubungannya dengan penyakit batu empedu,

Topik tentang Psikosomatis sudah saya tulis di artikel : “Psikosomatis ; gangguan fisik akibat gangguan mental”

Psikosomatis adalah penyakit yang dimana pikiran mempengaruhi kondisi tubuh, kondisi mental yang tidak stabil dan lemah akan mempengaruhi kesehatan mental secara signifikan, dan sering kali serangan batu empedu dipicu oleh psikosomatis.

Cara meredakan psikosomatis :

  • Psikoterapi ; mengkonsumsi obat antidepresan
  • latihan relaksasi, meditasi, dsb
  • sharing dengan psikolog atau rekan yang dipercaya

Intinya untuk mendapatkan kesembuhan dari segala penyakit – bukan hanya batu empedu, adalah dengan selalu menjaga kesehatan mental dan spiritual

Kemudian Bu Yulianti menyuruh kami semua untuk membacakan deklarasi berikut ini :

“Aku SEHAT, aku BAHAGIA

Hidupku penuh KEDAMAIAN

Terima semua dengan IKHLAS, selalu berpikiran POSITIF

Serahkan semuanya kepada TUHAN yang Maha KUASA

Terus TERSENYUM”

Demikian kopdar kami berakhir dengan meninggalkan kesan yang mendalam dan banyak hal yang dapat kami bagikan kepada teman-teman di grup juga kepada keluarga di rumah.

Terima kasih banyak kepada Bapak Handri yang sudah repot mengumpulkan kami dan memilih tempat kopdar, terima kasih kepada Bapak William sebagai pencipta grup kami di Whatsapp, terima kasih kepada Mbak Riza, Mbak Nina, Mbak Cicik, Mbak Rika yang sudah datang, juga kepada Bu Yulianti yang sudah memberikan presentasi yang luasbiasa.

Terutama terima kasih banyak untuk Mbak Myrna yang sudah mengkoordinasikan acara ini, mencarikan tema dan sesi psikolog, alhamdulillah acara berjalan lancar berkat jasa-jasa beliau.

Saya sangat bersyukur karena semua ini adalah berkat dari rahmat Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang, hingga kami dapat berkumpul dan saling berbagi.

Semoga kebersamaan dalam nuansa sehat dan positif ini dapat selalu terjalin.

(untuk pembaca yang ingin bergabung dengan grup kami, silakan hubungi saya pada kontak disini)

Kopdar grup KE

 

 

 

 

 

Advertisements

One comment

  1. meyliasetia · April 11, 2016

    Hai! Tetep semangat buat rekoveri setelah operasinya ya, semoga bisa sehat terus dan smakin menginspirasi.
    By the way, mind to help?Halo!Perkenalkan, saya Mey mahasiswi Univ. Mercubuana dan sedang dalam penyusunan tugas akhir. Boleh minta waktunya sebentar untuk isi dan sebar kuesioner tentang persepsi followers ke konten blog dan personal branding Henry Manampiring? https://www.surveymonkey.com/r/qsmey

    Ada pulsa 100ribu untuk 4 pengisi kuesioner yg beruntung loooh hehe, Thankyou and have a nice day!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s