Krisis finansial, Ponzi Scheme, Agribisnis dan MLM

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan teman lama, dan dia bercerita bahwa dia sedang mencoba membuka usaha kecil-kecilan, karena kondisi perusahaan tempat dia bekerja sedang tidak pasti, juga ada kemungkinan akan ada pemecatan karyawan jika kondisi negara ini memburuk,

Tentunya kita sudah mengetahui belakangan ini kurs rupiah terpuruk tajam sekali, mungkin bagi sebagian orang dampaknya belum terasa, namun sebagian lainnya sudah merasakan efeknya.

Mengenai Krisis Finansial ini, saya tidak mempunyai kapasitas untuk menjelaskannya secara terperinci, karena saya pun bukan berprofesi demikian, namun beberapa tahun belakangan ini saya memang sangat khawatir mengenai hal ini, terutama jika efeknya mengenai semua lapisan masyarakat.

Tentunya kita semua tidak menginginkan hal itu terjadi, tapi sedikit banyaknya kita memiliki andil menciptakan krisis finansial itu, terutama sifat konsumtif yang berlebihan membuat resiko krisis finansial ini semakin besar.

Secara garis besar, krisis finansial tidak tercipta dengan begitu saja, namun akibat dari serangkaian peristiwa yang sudah terjadi bertahun-tahun sebelumnya, BAHKAN puluhan tahun sebelumnya.

Kita tidak bisa membandingkan krisis finansial yang akan terjadi ini dengan krisis finansial sebelumnya yang sangat traumatis yaitu krismon 98, mengapa ? karena krismon 98 SENGAJA diciptakan untuk melengserkan Suharto, seperti halnya krisis finansial yang diciptakan sebelum 1965 untuk menurunkan Sukarno.

Lalu kenapa saat ini terjadi krisis finansial ?

Pertama, kita perlu memahami bahwa sumber dari malapetaka ini adalah pusat dan asal-muasal dari sistem ini yaitu Wall Street, Fed dan Amerika, dan pada saat Mortgage Crisis 2008 yang meluluh-lantakkan bursa saham pada saat itu, efek dari krisis itu tidak terselesaikan sampai SAAT INI, bahkan mereka menciptakan atau lebih tepatnya mereka MENGIMPORT krisis finansial ke SELURUH DUNIA terutama yang mereka sebut sebagai “EMERGING MARKET” dan negara kita termasuk salah satunya.

untuk memahami bagaimana krisis finansial terjadi, kita tidak bisa mengambil kesimpulan dari pergerakan kurs atau pergerakan saham, karena dua hal tersebut adalah EFEK TERAKHIR yang muncul saat krisis finansial sudah terjadi

Mortgage Crisis tidak terjadi akibat bursa saham jatuh namun karena Surat Hutang atau BONDS, yang diterbitkan ternyata TIDAK MEMILIKI nilai dan rontok secara beruntun, hingga mengakibatkan Wall Street sempat terhenti dan ditutup selama dua minggu !

Padahal dikalangan orang awam, diketahui bahwa berinvestasi di surat utang atau bonds adalah investasi yang aman dan sangat menguntungkan, terutama karena volume surat utang yang ditransaksikan lebih besar daripada saham. Padahal justru Bonds yang beresiko tinggi, terutama saat pembayaran utang tidak lancar yang mengakibatkan penurunan harga bonds tersebut. dan ketika harga bonds terjun bebas maka secara otomatis akan berpengaruh pada harga saham juga, dan berakhir pada kehancuran pasar finansial.

Maka itulah sekilas tentang asal-muasal krisis finansial,  dan saat ini kondisi kita tidak jauh berbeda dengan kondisi pada 2008, yaitu dimana surat2 utang negara sedang mengalami penurunan nilai, dan juga ditambah lagi penurunan nilai kurs rupiah yang akan semakin memperburuk kondisi ini.

Sekarang worst case scenario-nya kalau krisis finansial benar akan terjadi, apa yang bisa kita lakukan ?

Teman saya tadi itu sudah sangat benar, memulai usaha kecil-kecilan di rumahnya yang juga melibatkan anggota keluarga lainnya, ingat saja : Small is Beautiful, dan usaha yang paling baik adalah usaha yang kecil.

Namun saya tidak setuju jika semua orang beralih menjadi wirausahawan hanya karena krisis finansial, saya juga sudah menjelaskan kepada beberapa teman bahwa menjadi wirausaha itu tidak seindah yang diceritakan di buku-buku atau pada seminar-seminar kewirausahaan.

Karena setiap orang pada intinya terlahir dengan  fitrahnya masing-masing,

Seorang yang berfitrah Pegawai tidak akan bahagia menjadi Pebisnis, seorang yang berfitrah Seniman tidak akan bahagia menjadi Engineer, seorang yang berfitrah Salesman tidak akan bahagia menjadi Akuntan, dan seterusnya.

Namun memang tampaknya jenis pekerjaan wirausaha ini yang memiliki resistensi paling baik saat krisis finansial, walaupun ini sangat SALAH ! kenapa ? banyak juga pebisnis yang merugi saat krisis finansial, namun banyak juga pebisnis yang mendulang emas saat krisis finansial terjadi, jadi sebenarnya nasib pebisnis TIDAK BERBEDA dengan nasib orang yang berprofesi lainnya !

lalu kenapa seakan-akan entrepreneur atau wirausaha menjadi profesi yang BONAFIDE paska krisis finansial ?

adalah Ponzi Scheme atau usaha tipu-tipuan yang sejatinya justru MERUSAK citra entrepreneur, usaha skema ponzi ini marak beredar saat krimon 98 dulu, tentunya sebagian kita masih ingat maraknya MLM beredar, dan muncul jenis-jenis usaha agribisnis yang menjanjikan keuntungan besar dengan resiko yang kecil. jenis bisnis MLM dan skema ponzi ini akan menaikkan pamor wirausaha, membuatnya seakan-akan profesi yang paling agung, yang paling hebat, yang paling mulia dibandingkan dengan profesi lainnya,

Padahal mereka melakukan itu semua hanya untuk mendulang keuntungan dari orang-orang yang terjerat janji-janji manis akan keuntungan besar dari bisnis ini.

Contoh yang paling besar dari skema ponzi adalah PT. Qsar, perusahaan agribisnis yang telah menipu banyak investornya, termasuk juga beberapa pejabat negara.

Jadi kesimpulannya, adalah kita sebaiknya tidak perlu takut akan krisis finansial, ya tentunya hidup akan berubah namun hidup harus terus berjalan, dan kita harus mewaspadai berbagai jenis usaha yang akan menipu kita ini, seperti Ponzi Scheme dan MLM, dan yang terpenting adalah kita sebaiknya mengubah gaya hidup kita menjadi gaya hidup yang sederhana dan bersahaja.

Dan jangan pernah percaya pada jenis usaha tanpa resiko tapi memberikan keuntungan besar !

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s