Unintelligent System

“Kejahatan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir”

pada awalnya banyak yang mengutip kalimat dari Ali bin Abi Thalib ini saat isu politik di negri ini sedang memanas, namun adalah sangat tidak bijak jika menggunakan kalimat yang memiliki makna yang luas ini pada kondisi ini.

kemudian saya ingat pada beberapa hal yang sudah terjadi belakangan ini, mengapa hal-hal yang menurut kita harusnya tidak digunakan lagi karena sudah terbukti gagal namun masih beredar dan digunakan dimana-mana ?

misalnya ideologi demokrasi dan sistem kapitalis, sudah banyak yang meramalkan bahwa kedua sistem ini akan segera berakhir namun sampai hari ini mereka masih berjaya, atau mengapa open source masih belum bisa mengungguli proprietary padahal sudah terbukti mereka lebih mumpuni dan lebih baik.

Complexity is about scale, unintelligent systems are supported with unintelligent units.

pada 1944, dibuatlah perjanjian Bretton Woods system yang pada intinya memperbolehkan uang kertas dicetak lebih banyak daripada cadangan emas yang tersedia, dan akibat dari sistem ini adalah krisis finansial yang terjadi berkali-kali dan turunnya nilai mata uang secara drastis.

atau contoh lainnya yang lebih aneh lagi yaitu skema ponzi yang sering terjadi dan menipu banyak orang namun mengapa masih saja banyak orang yang tertarik dan percaya pada skema penipuan ini.

kemudian saya teringat sekitar satu dekade lalu, saya mencoba mempelajari kapital market, dan saya ingin mencoba terjun kedalam dunia ini namun langsung ditolak oleh orang terdekat saya pada saat itu, saya tidak mempersoalkannya saat itu karena fokus saya tertuju pada hal yang lain, namun kemudian tawaran itu diajukan pada saudaranya dan dia malah langsung menolaknya.

menurut saya seharusnya orang itu tidak menolak tawaran yang menggiurkan itu, selain gaji yang cukup besar dan bonus akhir tahun yang lumayan, harusnya tidak ada alasan untuk mengabaikan tawaran kerja ini dengan alasan tidak suka dengan lingkungan pekerjaannya.

dan belakangan baru saya sadari bahwa keputusan saya untuk tidak mencoba pekerjaan itu dan tidak masuk dalam sistem itu adalah keputusan yang sangat tepat, saya tidak bisa membayangkan bagaimana saya bisa bertahan dalam sistem itu tanpa tidak “bermain api”, ketika kita berada dalam sistem yang salah dan merugikan orang lain maka sangat tidak mungkin kita bisa bertahan menjadi orang baik.

jadi jawaban dari dua kutipan diatas adalah :

suatu sistem yang buruk dan salah akan selalu digunakan saat semua orang masih membutuhkannnya,

suatu sistem yang salah tersebut akan dikalahkan oleh sistem yang benar saat semua orang meninggalkan sistem yang salah itu dan beralih kepada kebenaran.

wallahu ‘alam bishowab

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s