Arab, Israel, Perang dan Al-Wahn

 

“the main purpose of monotheistic religion is not telling man there is God, but letting him know he is not God”

Rasulullah bersabda, “Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring.” Seseorang berkata, “Apakah karena sedikitnya kami waktu itu?” Beliau bersabda, “Bahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn.” Seseorang bertanya, “Apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Abu Dawud No. 3745)

hampir dua bulan ini saya mencoba mempelajari tentang konflik di timur tengah dan sejarahnya, begitu rumitnya masalah di timur tengah ini membuat kita lupa bahwa dulunya semua negara-negara Islam ini semua bersatu dalam satu khalifah selama hampir 12 abad.

untuk memahami kondisi saat ini saya mencoba mempelajari dari Perang Dunia 1 dimana khalifah Turki yang pada awalnya tidak mau terlibat dalam aliansi akhirnya mulai ikut bergabung dalam perang ini yaitu pada Perang Galipolli, dimana khalifah Turki keluar sebagai pemenangnya, namun dengan kondisi politik yang makin tidak stabil disusul dengan krisis ekonomi, akhirnya kesultanan Turki berakhir dengan revolusi oleh Mustafa Kemal At-atruk.

Dengan berakhirnya kesultanan Turki, diiringi oleh revolusi arab yang dipimpin oleh “Lawrence of Arabia” maka muncullah negara-negara timur tengah modern yang ada saat ini ; Saudi Arabi, Mesir, Jordania, Syria, Lebanon, Irak, Iran, dst.

dan apakah yang terjadi di timur tengah setelah perang dunia kedua berakhir ?

Israel mulai mendirikan negara Israel di tanah Palestina

Negara Israel ini bukan berdiri begitu saja, jauh sebelumnya mereka sudah melakukan lobi dan negosiasi dengan negara2 aliansi, dan karena pertimbangan politik dan kuatnya pengaruh zionist, maka negara aliansi mendukung penuh berdirinya negara israel.

kemudian apa reaksi dari negara-negara timur tengah yang baru merdeka ?

mereka bersama-sama menggempur israel yang kelak dikenal sebagai “Arab – Israel War” pada 1948

aliansi negara2 Islam terdiri dari Jordania, Mesir, Syria, Liga Arab dan Irak, melawan Israel dan aliansinya (Inggris, Amerika dan Rusia – saat itu Stalin memberikan bantuan dana untuk negara israel)

Pertanyaan saya : mengapa negara2 Islam saat itu kalah melawan israel yang baru saja menderita dari musibah holocaust ? dari segi jumlah tentara, pasukan aliansi negara islam jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan pasukan tentara israel

ternyata ada beberapa poin yang menyebabkan kekalahan negara2 aliansi Islam :

  • Negara aliansi Islam tidak memiliki pemimpin yang handal saat itu
  • Pasukan israel walaupun jumlahnya sedikit namun lebih efisien dan sudah memiliki pengalaman perang dari WW1 dan WW2
  • tidak adanya pemimpin dalam aliansi negara islam menyebabkan tidak ada kesatuan gerakan, pembagian sumber daya (amunisi dan tentara) juga tidak ada kesatuan strategi dalam perang.

kekalahan negara2 aliansi Islam pada perang ini berakibat fatal, antara lain makin kuatnya dukungan negara2 aliansi (amerika, dkk) pada zionist untuk melindungi negara israel, terbentuknya IDF, pasukan elit israel yang saat ini menggempur Hamas dan rakyat palestina, dan yang paling menyedihkannya yaitu semakin tajam konflik di timur tengah yang mengakibatkan semakin terpecahnya negara2 di timur tengah.

Kalau membaca berita tentang timur tengah saat ini, saya tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah, sulit untuk menguraikan benang yang sudah kusut ini, bahkan setelah mempelajari sejarah munculnya negara2 islam modern pun saya masih belum memahami konflik di timur tengah.

dan kita sebagai negara muslim terbesar di dunia pun terkena imbasnya, sebut saja ISIS, syiah, ahmadiyah, dst. mereka adalah ‘hadiah’ dari timur tengah yang entah kenapa harus ada juga disini, sulit untuk memberi komentar tentang mereka karena kita tidak tahu apa alasan berbagaimacam aliran tersebut muncul disini.

harapan saya semoga kita semua bisa melalui semua konflik ini, kembali bersatu lagi dan terhindari dari semua fitnah, karena saya masih percaya bahwa agama ini datang ke dunia sebagai rahmat untuk semua, baik yang muslim maupun penganut agama lain, seperti dulu saat kita masih bersatu dalam satu naungan khalifah

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s