Hidup Tanpa Kantung Empedu 2

Sudah dua tahun berlalu dari saya menulis artikel : “Hidup tanpa kantung empedu” dan hampir tiap hari saya menerima respon, baik dari penderita batu empedu maupun yang sudah menjalani operasi pengangkatan kantung empedu.

Jadi ada beberapa hal yang akan saya garis-bawahi :

  • tujuan saya menuliskan artikel tersebut adalah untuk berbagi pengalaman saya sebagai mantan penderita batu empedu dan saat ini sudah tidak memiliki kantung empedu lagi.
  • saya berharap bisa banyak membantu, namun sampai saat ini pun saya belum menemukan metode yang paling tepat untuk para penderita kantung empedu juga yang sudah menjalani operasi pengangkatan kantung empedu.
  • melihat gejala yang berkembang, semakin banyak penderita batu empedu, mulai dari yang sudah tua, muda bahkan ada yang masih bayi ! ini merupakan fenomena yang sungguh aneh, dan ternyata teknologi kedokteran masih belum sanggup untuk mengantisipasi hal ini.
  • metode pengobatan herbal (pusaka ambon, kulit manggis, daun sirsak, dll) memang bisa ampuh untuk menghilangkan batu empedu (untuk yang belum diangkat kantung empedunya) namun metode ini butuh waktu lama, dan sementara jika kantung empedu sudah meradang maka harus diambil tindakan operasi.
  • saya tidak boleh memberikan saran apakah seorang penderita batu empedu tidak perlu menjalani operasi pengangkatan kantung empedu, saya disini hanya sharing pengalaman saya semata, keputusan apakah harus menjalani operasi atau tidak adalah merupakan hak pasien, dan seorang pasien berhak mendapatkan informasi yang benar sebelum menjalani operasi.

Sampai hari ini pun saya masih berusaha menjaga pola makan yang seimbang, sambil menjalani detoks liver secara rutin ( dengan makan apel selama 4-5 hari berurut-turut) saya pun juga memiliki masalah yang sama dengan penderita kantung empedu ; mual, diare, cepat lelah, dsb. dan saya sampai pada satu kesimpulan bahwa penyakit ini masih menjadi tanda-tanya dan kuncinya hanyalah kesabaran, ikhtiar dan kegigihan untuk sembuh.

Saya sangat menghargai semua masukan dan sharing dari semua teman-teman yang sudah mampir ke blog ini, perlu diingat bahwa kita sesama penderita batu empedu yang juga merasakan sakitnya yang luarbiasa saat mengalami peradangan, dan tujuan kita disini adalah untuk menggali informasi dan saling membantu.

Sampai hari ini belum ditemukan penyebab utama terbentuknya batu empedu, sementara itu semakin banyak keluarga dan teman yang menjadi penderitanya, saya tidak tahu apakah kita memiliki data-data berapa penderita batu empedu di Indonesia, jika ada yang memilikinya, mudah2an bisa disharing disini.

Jika ada yang masih belum jelas, mohon dibaca kembali artikel saya sebelumnya, disitu saya rasa sudah cukup banyak masukan dan tanggapan dari teman-teman mengenai hal ini.

EDIT :

berikut link-link dari artikel sebelumnya “Hidup tanpa kantung empedu 1” dan “Hidup tanpa kantung empedu 3”

GetImage

Advertisements

49 comments

  1. William K · October 20, 2013

    Selamat malam dan salam hangat untuk semuanya,,,
    Saya sudah baca artikelnya, dan ini sangat berguna sekali untuk saya, walaupun yang mengalami pengangkatan batu empedu adalah istri saya.
    Saya sangat berterima kasih kepada Sis Susan Devy atas sharenya…

    Saya mohon ijin kepada mbak susan sebelumnya, dan mohon ijinnya untuk group whatsapp.
    Buat teman2 yang sudah diangkat kantung empedunya saya ingin membuat whatsapp group agar lebih mudah untuk kita bisa sharing di whatsapp.
    Bagi siapapun yang tertarik untuk membuat whatsapp group agar dapat sharing dan saling berbagi mohon contact langsung via whatsapp kenomor saya di: 082122190010 (William)

    Terima kasih sebelumnya…. dan sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas sharingnya Sis Susan Devy dan kawan2 yang sudah mau share.

  2. William K · October 21, 2013

    sis susan, maaf pm whatsappnya kedelete karena hp saya keformat ulang dan nomor sis susan blm saya back up 😦

  3. William K · October 21, 2013

    Mbak susan, boleh saya minta nomornya mbak susan lagi nggak,,, maaf merepotkan…
    Di group sudah ada mbak nenden, vera, dan indria

  4. cepyusuf · November 5, 2013

    Assalamualikum,
    posting yang sangat bermanfaat, semoga Allah memberikan kekuatan dan kesehatan bagi penulis
    Sebagai penderita batu empedu saya ingin sedikit berbagi pengalaman…. sampai awal 2010 saya masih beranggapan bahwa rasa mual, nyeri yang saya rasakan hanyalah gejala sakit maag, namun ada keanehan dari “penyakit maag” yg saya alami yaitu dalam kondisi perut kenyang timbul rasa mual dan nyeri diuluhati terlebih jika saya banyak memakan makan yang banyak mengandung lemak, akhirnya saya melakukan general checkup dan terjawab sudah keanehan dari “penyakit maag” yang saya alami, ternyata gejala mual dan nyeri pada uluhati dan sakit pinggang disebelah kanan bukan disebabkan oleh asam lambung tinggi namun disebabkan oleh adanya kristal2 yang terdapat dalam empedu atau sering disebut batu empedu. Hasil USG menunjukan didalam empedu saya terdapat 3 butir kristal yang berdiameter rata-rata 10 mm dan bebrapa butir lagi berukuran lebih kecil.
    Dokter menjelaskan bahwa pada saat terjadi gangguan pada fungsi hati (liver) indikasinya angka SGPT dan SGOT dibawah normal, maka kinerja empedu yang berfungsi untuk menghasilkan enzim lipase tidak optimal atau terganggu (enzim lipase berfungsi untuk menghancurkan lemak). enzim yang terbentuk tidak sempurna lambat laun akan mengkristal kristal ini lah yg disebut batu empedu (itu yang saya tangkap dari penjelasan dokter )
    ketika ditanya apa ada cara untuk menghilangkannya dokter tersebut memberikan beberapa opsi yaitu
    1. diet makan berlemak, perbanyak sayuran dan buah2 serta istirahat yang cukup untuk menjaga fungsi hati tetap normal sehingga empedu dapat memproduksi enzim lipase dalam jumlah yg cukup, sehingga resiko munculnya kembali kristal dalam empedu dapat terhindar.
    2. dihancurkan dengan metode laser namun selain biaya yang mahal memiliki resiko ganguan pada organ hati dikarenakan posisi empedu yang menempel pada hati,
    3. operasi pengangkatan empedu, opsi ini terpaksa dilakukan apabila jumlah kristal yang banyak dan ukuran kristal yang besar menyebabkan empedu mengalami peradangan dan kerusakan. resiko yang harus dihadapi adalah makan obat yang mengandung enzim lipase seumur hidup.
    Setelah saya mengetahui bahwa ada kristal/batu dalam empedu saya cari informasi dan ada pendapatnya Prof Hembing (alm) bahwa batu empedu bisa dikeluarkan dengan mengkonsumsi jus apel (silahkan googling) dan Alhamdulillah sampai saat ini empedu saya masih ada dan jumlah kristalnya sudah berkurang. sampai sekarang saya tetap mengkonsumsi jus apel.
    mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi yang lain
    Sesungguhnya Allah yang memberikan kesembuhan manusia hanya bisa berikhtiar
    Barrakallahu fiik
    Wassalamualaikum

  5. cepyusuf · November 5, 2013

    assalamualikum mba,
    saya setuju dengan pendapat mba susan, hindari operasi pengangkatan empedu
    sebagai penderita batu empedu yang baru saya ketahui awal tahun 2010 hasil usg menunjukan ada 3 butir kristal berukuran 10mm dan bebrapa butir lagi berukuran kurang dari 3 mm dokter. daripada operasi saya menyarankan
    1. Diet dan hindari makanan berlemak bisa dengan cara perbanyak puasa sunah (bagi yang muslim).
    2. konsumsi jus apel setiap hari atau bisa juga menggunakan resepnya Prof Hembing (alm) silakan googling
    3. Istirahat yang cukup, pekerjaan tidak ada habisnya maka istirahatlah jangan terlalu diforsir.
    Alhamdulillah saat ini jumlah dan dan ukuran butiran kristal/batu di dalam empedu saya berkurang
    Semoga Allah memberikan kekuatan dan kesembuhan bagi kita semua, Sesungguhnya Dialah yang menyembuhkan segala penyakit, manusia hanya mampu berikhtiar

    Wasalam

    • susandevy · November 5, 2013

      wa’alaikumsalam.

      terima kasih atas sharing pengalamannya disini,
      memang masih banyak dari kita yang tidak mendapatkan informasi yang akurat mengenai penyakit ini, ditambah lagi rekomendasi dokter yang selalu menyarankan untuk operasi, padahal seperti yang sudah kita semua bahas disini tindakan operasi bukan penyelesaian masalah dari penyakit ini,

      seperti yang sudah disharing beberapa teman2 disini, ada beberapa pilihan pengobatan herbal untuk mencegah batu empedu, baik yang sudah dioperasi juga bisa melakukan pengobatan herbal ini, tapi tentunya harus diingat bahwa pengobatan herbal perlu waktu dan kesabaran untuk menjalaninya.

      mengingatkan saja, kita sudah membuat grup di whatsapp, dengan moderator pak william,
      buat yang berminat bisa meng-sms pak william untuk di-approve.
      nomer hape pak william bisa dilihat dikomen sebelumnya,
      tentu saja mohon tidak mengirimkan sms spam kepada beliau yang sudah baik membuat grup ini,

      demikian,
      semoga kita semua mendapatkan hikmah dan anugrah dari penyakit ini,
      wassalam

  6. susanty yosisca · December 5, 2013

    Ass…..terima kasih banyak pd mba susan yg sdh mau berbagi cerita tentang penyakit ini,, setelah membacanya sy lbh tahu banyak tentang ini. Tgl 23 november 2013 kemarin sy jg baru menjalani operasi batu kantung empedu. Saat ini sy baru tahu bahwa sakit di punggung n pegel di pinggang sebelah kanan itu ternyata diakibatkan oleh penyakit ini. Terima kasih jg atas comment dari pak cepyusuf, padahal sebelumnya sy jg sempat heran karna hampir tiap hari merasa pegel di pinggang n di punggung…semoga kita semua selalu di beri kesehatan walau tanpa kantung empedu amiinnn….

    • susandevy · December 5, 2013

      terima kasih atas sharingnya disini, mbak susanty,
      silakan dibaca komen2 dari teman2 lainnya disini, mudah2an bisa bermanfaat,
      semoga mbak susanty tetap sehat dan bisa beraktifitas seperti biasanya 🙂

  7. Dida · March 6, 2014

    Sy penderita batu empedu sdh 2 dokter menyuruh sy Utk operasi pengangkatan Tapi sy MSh ragu sdh hampir 4thn sy divonis ada batu berbentuk kerikil diempedu sy Dan ktnya lambat laun ada kemungkinan kerikil batu sy bisa naik menutupi saluran ke hati begitu Kt dokter disalah 1 rmh swasta dijkt Keluarga Dan suami menyarankan sy udh operasi Krn mmg sy suka timbul tenggelam rasa nyeri dibagian atas perut kanan sy kalo sdh kumat sakitnya mmg luar biasa sampe muntah2 lemas keringetan luar biasa jika sakit Dr mlm Baru berkurang sakitnya di esok sore masyaalloh luar biasa sakitnya sampai saat ini sy bingung apakah harus operasi Atau tdk sy jalanin Dgn pasrah aja berserah diri Dgn اللَّهِ saya Takut jika operasi begitu baca blog ini ternyata operasi hanya menghilangkan sakitnya aja Bukan menyembuhkan justru Hrs menjaga pola hidup mksh Utk blog ini berguna Sekali Utk sy

  8. jimmy · March 26, 2014

    aku baru mau operasi kantong empedu hari selasa depan abisnya udah gak tahan sakit mulu semoga deh efek negatifnya gak terlalu banyak

  9. osly rachman · April 20, 2014

    Assalamualaikum wrwb
    Alhamdulillah saya menemukan blog ini. Semoga mbak Susan yg membangun blog ini mendapat amal kebajikan dari Allah Swt.. Saya sebagai orang yg baru saja mengalami operasi kantong empedu merasa menemukan teman yg tepat untuk berbagi. Saya (umur >60 th) mengalami rasa sakit ulu hati awal Februari 2014 dan setelah di USG diketahui bahwa dlm kantong empedu sudah banyak batu empedu dan sudah meradang. Setelah dokter melakukan pengobatan radang itu, saya diminta operasi pada 1/4 – 2013. Alhamdulillah… 3 hari setelah operasi saya diperbolehkan pulang dan perawatan luka operasi dilakulan secara rawat jalan 4 kali (dua minggu), dan sekarang lukanya sudah kering. Saya memberanikan diri operasi ini, karena istri saya sendiri sudah mengalaminya 5 tahun yll, teman saya 2 th yll dan ada pula teman2 1 th yll. Mengenai pantangan makanan berlemak yg harus dilakukan oleh orang2 yg sdh mengalami operasi kantong empedu tampaknya tidak terlalu ketat, kecuali beberapa bulan setelah operasi,…. Saya perhatikan teman2 yg sudah operasi kantong empedu beberapa bulan kemudia mereka sudah kembali makan gorengan, rendang padang, gulai ayam, tetapi ini mungkin tidak berlaku umum, tetap harus melalui trial and error….
    Demikian semoga bermanfaat

  10. Lia Nur · July 24, 2014

    saya menjalani operasi kantung empedu tahun 2004, awalnya ada keluhan kalo makan yang bersantan ato minum susu murni langsung diare…alhamdulillah sekarang sudah normal kembali…paling perut suka kembung biasanya dengan minum obat maag akan sembuh…
    saya sempat menunda oprasi karean waktu itu baru melahirkan…dokter meberi obat urdafak..selama 3 bulan lumayan mahal obatnya…batunya pecah..kolik durasinya malah makin sering…akhirnya memutuskan untuk operasi…
    semoga bermanfaat….

  11. Marliana · August 6, 2014

    Saya Menjalani Operasi kantung Batu Empedu Pada awal puasa, karena dokter menyarankan harus dioperasi dan tidak ada alternatif lain. Dokter bilang kalau sakitnya sudah meradang harus dioperasi sebelum berakibat fatal, karena kantung empedu kalau sudah infeksi harus diambil. Sakitnya luar biasa melebihi mulas melahirkan karena sakitnya berkepanjangan. Awalnya sakit dibagian atas perut kanan kemudian uluhati sampai menembus tulang belakang sampai badan saya tidak bisa digerakan karena makin sakit. Saya menjalankan operasi laparoscopy kantung empedu sakitnya benar2 hilang, Setelah di Operasi saya konsul ke Dokter Bedah dan Dokter Internis katanya saya boleh makan apa saja tidak ada makanan yang dilarang, tetapi 6bulan sekali saya harus check up..Saya tanya lagi ke Dokter Bedah katanya tidak perlu check up karena tidak akan ada masalah pasca operasi kantung empedu justru penyakitnya diambil jadi bisa makan apa saja dan tidak boleh berlebihan. Saya masih bingung atas jawaban Dokter tersebut. Saat ini ud 1 bulan pasca operasi. Perut suka bunyi seperti kelaperan tetapi suaranya makin keras tidak seperti biasanya, diare, suka mual mencium aroma masakan, kalau memakan mengandung mecin sy pasti mual, Saya pecinta pedas kalau memakan pedas tidak langsung pup. Apakah itu gejala pasca operasi yg sama dialami teman-teman?.
    Terima Kasih.

    • susandevy · August 6, 2014

      mbak marliana,

      karena sudah menjalani proses operasi, jadi saat ini yang penting adalah menjaga kesehatan pencernaan, dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, rendah lemak, dan tidak berpengawet.
      usahakan banyak makan sayuran mentah dan buah segar karena tubuh perlu enzim untuk mencerna makanan, boleh juga menkonsumsi suplemen enzym yang direkomendasi oleh dokter.
      saran yang lain bisa dibaca dari komen2 teman2 yang sudah pernah posting disini.
      semoga bermanfaat

  12. Petrus · August 20, 2014

    Hello Bapak/Ibu yang sudah tidak mempunyai kantung Empedu atau yang masih ragu untuk mengangkatnya,, Setelah 9 tahun memelihara batu di empedu yang berukuran 0,7mm bervariasi sebanyak 7 buah dan mengalami sakit perut kanan atas dan hulu hati hampir setiap 6 minggu sekali. Akhirnya pada April 2013 saya terkena serangan sakit perut yang paling sakit disertai muntah (tanpa demam). Dilarikan ke klinik oleh istri dan seperti biasa hanya diberi injeksi ditangan (inject Rantin atau Ranytidin- maaf kalau salah tulis).
    Seperti biasa sakit pun hilang.. Capai juga begini terus ya?

    Akhirnya keesokan harinya saya konsul ke dokter internist RS. Bali Royal Hospital (BROS) Denpasar dan rupanya batu empedu saya sudah sangat besar mencapai 2,8cm (WoW..!!). Dan check up Lab darah lengkap dan USG pun dilakukan. Saat itu kondisi tubuh sangat lemas, ngantuk berat terus menerus (hampir sama dgn pasca kambuh kesembilan tahun sebelumnya).Saya kira itu normal karena capai menahan rasa sakit hari sebelumnya.

    Keesekon harinya setelah hasil Lab keluar, pas jam kerja (saya memaksakan diri kerja) dokter internist menelfon saya dan mengatakan dengan sangat ramah dan menenangkan bahwa saya harus pulang dan siap-siap Opname kareana terjadi infeksi pada Hati. Saya fikir: “apakah ada hubungannya dengan warna air seni saya yang seperti warna Teh”??
    Oke, Saya opname selama 5 hari, dan dokter mengatakan bahwa sebaiknya Empedu saya harus segera diangkat NAMUN harus menunggu Hati saya baikan dahulu.
    Keluar dari opname saya rujuk ke dokter ahli bedah, dijelaskan ada 2 metode untuk pengangkatan Empedu: Konvensioanal (Bedah toreh perut-meninggalkan bekas) dan methode Laparoscopy (Bedah dengan alat ber-kamera dengan 3 titik tusuk dibag.perut).

    Berhubung keadaan ekonomi saat itu kurang baik, saya memutuskan untuk ambil yang methode konvensional saja karena biaya terpaut sekitar 7 jutaan.

    Hari “H” pun datang..
    Saya berada di ruang operasi sekitar 2,5jam. Diruangan pemulihan saya tersadar dan sudah terasa sakit bekas sayatan-nya. Dan dimulut saya sudah ada selang yang masuk kedalam perut berujung sebuah kantung dibawah ranjang kamar berisi cairan berbecak hitam. Tidak cukup dengan alat penghilang rasa sakit biasa (yang berbentuk Spuit besar otomatis) akhirnya kami memutuskan menyewa alat terbaru (maaf sy lupa namanya) kotaknya hitam dan pasien pencet sendiri kalau terasa sakit.

    2 hari tidak bisa makan,,minum pun hanya disuapi dgn straw. Karena saya belum bisa -maaf- buang angin. Karena sebelum bisa buang angin saya tidak boleh makan atau minum banyak.

    Singkat cerita, Pasca operasi,, 6 hari kemudian saya boleh pulang.
    Terasa kembung (sebah) setiap hari setiap jam 6.30 petang tapi tidak terasa sakit perut.

    Makanan awal selama 2 bulan dipagi hari saya makan gandum (Quaker Oat yang direbus menjadi bubur), karena jika makan bubur bisa dengan lauk pasti diare.

    Saat saya menulis testimoni ini (Agustus 2014) keadaan perut sudah sangat membaik. Tidak pernah ada nyeri lambung lagi, sakit perut kanan atas atau sakit hulu hati. Saya sudah lupa dengan mimpi buruk saya selama 9 tahun.

    Jujur, memang terkadang kembung dan diare 1x sehari masih menyertai JIKA saya mengkonsumsi makanan berbumbu berat dipagi hari. Atau saya pasti ingin buang air besar 20 menit setelah sarapan. Tapi ini jauh lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya.

    Jadi, jANGAN TAKUT.. semua akan baik-baik saja..

    Salam,
    Petrus – Bali

    • muhammad zain · October 24, 2014

      Salam pak petrus..
      Thanks atas sharingnya,boleh sy brtanya?butuh brp lama smpe badan kita enak pasca operasi ya?sy br operasi jumat yg lalu..dan smpe hr ini badan msh suka skit..kyak di tusuk2 dr dlm.kata prawat itu proses pnyembuhan luka pasca operasi..
      thanks..zain

      • Aries Septianingsih Sriyanto · March 5, 2016

        Assalammu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh.saya adalah salah satu dari sekian banyak penderita batu empedu yang sudah menjalani operasi pengangkatan batu empedu berikut kantongnya.alhamdulillah,sajauh ini saya merasa sehat dan baik baik saja&insya Alloh akan tetap baik baik saja.1tahun kurang lebih saya divonis maag oleh dokter setiap kali sakit yang saya derita timbul berupa nyeri diulu hati,tapi belakangan rasa sakit diulu hati terasa tak tertahankan lagi.keringat dingin mengucur deras dari pori2 tubuh,mual hebat disertai muntah sampai makan minum air putih saja tak mampu,posisi apapun terasa sakit dan tidak nyaman.sampai pada akhirnya 8hari dirawat inap dokter mendiagnosa bahwa saya positif terkena batu empedu kronis.ada 40 butir batu empedu dikantong empedu saya ukurannya bervariasi dan bentuknya seperti biji jambu kluthuk(kata orang jawa)ada yg sebesar merica,kacang hijau,kedelai ada yg sangat keras dan lunak.sampai akhirnya saya beranikan diri untuk melakukan tindakan operasi pengangkatan baru dan kantong empedu.sebelumnya 2bulan saya melakukan terapi jus apel,makan tahu mentah,total hanya makan rebus rebusan tanpa minyak.badan terasa enak berat badan turun 6kg.tapi rasa sakit masih selalu saja datang kapanpun tanpa sebab.bagi anda atau siapapun yang mengalami hal seperti saya jangan pernah takut,melalui tangan dokter,medis serahkan segalanya kpd Alloh ta’ala.sebab hanya Alloh sang penyembuh.semoga lekas sembuh.wassalammu’alaikum

      • susandevy · March 7, 2016

        wa’alaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh

        terima kasih banyak atas sharingnya, semoga semakin membaik dan tetap sehat selalu

  13. Ana · August 25, 2014

    selamat siang, mba Susandevy,,,sya sangat senang membaca blok anda, sebagai penambah pengetahuaan buat saya,,,,Saya juga barusan operasi laparoskopi karena saya mempunyai batu sebesar 0.8 mm dan berada d saluran empedu nya,…mengapa saya ambil keputusan laparoskopi? karena 2 bulan yang lalu,saya pernah kesakitan di bagian perut tengah ( ulu hati) sakit nya luaaaar biasaaa, dan keringat dingin,…di minumi obat otot atau obat maag pun tidak berkurang….terus saya cerita sama teman saya dr spes syaraf,dia sarankan saya untuk usg abdomen dari situ baru ketahuaan saya ada batu empedu,….. memang solusi dari dr kita bisa minum obat selama beberapa bulan atau operasi,… dan saran dr internist kalau serangan lebih dari 4x sebaiknya perlu di pikirkan,… sebab efek dari peradangan batu empedu bisa ke organ hati dan pankreas,…dari pada nanti mengefek ke lain2 dan berbahaya maka saya ambil keputusan buat d buang batu nya,…awal2 operasi memang diare tetapi setelah beberapa hari diare sudah tidak lagi,… dan kita perlu jaga makanan,..jangan berlemak,kurangi gorengan, perbanyak makanan yang di rebus dan di kukus… tapi saya tetap makan nasi, karena saya tidak tahan kalau tidak makan nasi,….setelah saya operasi laparoskopi saya suka makan apel,padahaaal dulu saya sangat tidak suka apeeel,…tapi belakangan ini BAB saya jadi keras,…mohon solusi kalau ada yang berkenan,…. agar BAB tidak keras

    Ana
    Banjarmasin

    • susandevy · August 26, 2014

      terima kasih atas komennya disini, mba ana.

      maaf tapi menurut saya batu empedu ukuran 0.8mm belum terlalu besar, harusnya tidak perlu dioperasi dulu dan masih bisa dihilangkan dengan terapi2 herbal yang sudah dicoba oleh teman2 disini.

      tapi karena sudah terlanjur dioperasi, jadi sekarang yang bisa mba ana lakukan adalah mempertahankan pola makan sehat, berolahraga rutin, dan rutin melakukan detoks hati yang bisa mencegah munculnya batu empedu di saluran empedu.

      kalau BAB keras mungkin karena kurang minum air putih ? sebaiknya minum air putih lebih dari 2 liter sehari, apalagi setelah tidak ada kantung empedu, pencernaan semakin berat kerjanya jika kita kurang minum air putih

      detail untuk pola makan dan detoks hati bisa dibaca dari komen2 sebelumnya.
      demikian dan semoga tetap sehat

  14. Ana · August 26, 2014

    Terimakasih atas respon nya mba,….seperti cerita saya sebelum nya… batu empedu saya walau hanya ber ukuran 0.8 mm tetapi letak nya d saluran empedu nya ( tepat nya sekali d leher empedu nya) dan itu menyumbat saluran empedu yang kecilnya hanya sekecil selang infus atau seperti sedotan air yang kecil
    waktu saya di Bali serangan itu hampir ter ulang lagi,… dan belakangan terakhir sebelum operasi saya sering mual secara tiba- tiba,… rasanya sangat menganggu… dan tidak enak.sekali,…
    Hari ini saya berhasil BAB dengan perjuangaan padahal saya makan buah bahkan saya makan pepaya yang banyak agar lancar,…tapi mungkin juga ya,..saya kurang banyak minum air putih???? sebab kalau kebanyakan terasa kembung dan sering mau pipis..

    tks saran nya mba Susan… semoga kita semua sehat

  15. indra sonjaya · September 3, 2014

    Assallamuallaikum.wr.wb.

    Sblm nya saya ingin mengucapkan terima ksh utk mba susan devy atas informasi dan pengalaman nya juga utk rekan2 yg sdh berbagi pengalaman serta info2 yg berguna.

    Salam kenal dgn saya yg juga skrg menjalani hidup tanpa kantung empedu sejak 2008, alhamdulillaaah smua berjalan normal krn saya sangat menjaga makan dan minuman semenjak operasi di th 2008. Akan tetapi bbrp hari ini saya merasakan gejala Mual di setiap makan baik itu pagi, siang ataupun malam sehingga makan saya selalu tdk saya habiskan krn rasa mual tsb.
    Dengan ini kira nya rekan2 bisa memberikan masukan atau informasi utk menghilangkan rasa mual tsb, klo di ijinkan apakah blh saya bergabung di group WA nya aga lh mempermudah sharing.

    Wassallam..
    Indra sonjaya

  16. Hj. Herty · October 4, 2014

    Assalamualaikum wr,wb mbak Susan,,, sebulan yg lalu jg sy sdh oprasi pengangkatan batu empedu dn kantung empedu tepatx tgl 29 Agustus 2014, seblm oprasi sy tdk pernah tau gejala dr penyakit empedu trsbt. Nanti setelah oprasi br sy buka2 intrnet ttg orng yg sdh tdk punya kantung empedu lg. Mula sy rasakan langsung kesakitan sampe tdk tidur selama 2 malam. Malam pertama kena sy minta tolong sm bidan dekat rumah krn kesakitanx pd waktu pukul 23.00 trs diberi obat tp sakitx tdk jg berhenti, besokx kontrol lg ke dokter dikasih lg obat tp sakitx masih jg tidak hilang, akhirnya sy minta ke suami sy untuk dibawa sj ke RS untuk diopname, dan dokter menganjurkan untuk usg dan ternyata hasilx positif ada batu empedu dn dokter menganjurkam untuk dioprasi sj krn kata dokter dengn bantuan obat tdk akan terbantu dgn cepat. Sy tdk mengerti ttg batu empedu sy terima sj saran dokter. Batu empedux ada 1 biji tp lumayan besarx, sy tdk tau brp diameterx krn sy tdk sempat bertax ke dokter. Yg jd dilema sy masalah makan, makanan apa sj yg sy hrs konsumsi setiap hari. Sy kebingungan mb sell disampaikan kurangi makanan yg berlemak, susu, makanan yg bersantan, jeroan, kuning telur. Tp perbanyak makan sayur dn buah2an. Mohon maaf mb Susan bisakah mb membantu sy unyuk menyesuaikan pola makan sy,,,, salam hormat dr sy

  17. muhammad zain · October 24, 2014

    Assalamualaikum mba devy,Alhmdulillah sy nemu blog ini :)sdikit sharing ya..sy sdh di diagnosa mnderita batu empedu sjak 2 th yg lalu..pdhal gjalanya sdh sy alami dr 2011..ttp krn mirip maag mka br ketauan klo itu batu empedu di 2012 stlh seorang dokter UGD mnyuruh sy utk cek USG..krn sy sdh bolak balik msuk UGD ketika kena serangam cholic/prgeseran batu empedu..slama 2012 smpe prtengahan oktober kmrn sy sdh coba berbagai metode,dr mulai metode apel,obat herbal sampe obat cina (lidan)..tp sayangnya nda ada yg sukses..yg ada serangan kolik mkin sering..akhirnya sy nyerah..jumat yg lalu sy putuskan utk di eksekusi laposkropi..dan skrg msh dlm tahap recovery..ikhlas sy khilangan kantung empedu..tp sy punya prtanyaan yg mngkin bisa bntu d jawab..brp lama ya rasa sakit abis operasi br hilang?krn sjak sy kluar RS senin smpe hr ini msh suka brasa sakit d skujur badan..khususnya pas lg tdur mba..badan bagian dlm kyak d sayat2 gitu…kata prawat hrs bnyak gerak..apakah mba devy prnah mngalami hal yg sama?.thanks wassalam

  18. rachma · November 11, 2014

    Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatu

    Terima kasih sekali info nya mb susan…
    saya sebagai penderita batu empedu yg baru di vonis dok untuk di lakukan oprasi pengangkatan kantung empedu nya dapat banyak sekali info dan pengetahuan nya
    karna selama 1 bulan kemarin 2x saya di rawat di rs karna skit yg berkepanjangan di sertai muntah2 dan diare….
    dok mengatakan bahwa saya mempunyau batu empedu seukuran 2mm yg multipel jadi harus di lakukan tindakan oprasi karna sudah tiap minggu pasti rasa skit itu kumat
    mohon doa nya semua nya semoga oprasi saya berjalan lancar ahir bulan ini….
    terima kasih

    • susandevy · November 11, 2014

      wa’alaikumsalam wrwb

      semoga mba rachma sehat selalu dan operasi yang akan dilakukan bisa lancar. amin.
      jika memang operasi sudah akan dilakukan, mohon jangan lupa dengan perawatan setelah operasinya,
      dan melakukan detoks liver secara rutin
      semoga setelah ini tidak sakit lagi

  19. indra sonjaya · November 11, 2014

    Assallamuallaikum.wr.wb.
    mba susandevy saya mau tanya mengenai detox liver, saya operasi pengangkatan kantung empedu pd tahun 2008 dan saya baru tahu dgn detox liver setelah saya membaca di blog mba susandevy yg sangat bermanfaat ini.
    sebelum dan sesudahnya saya haturkan banyak terima kasih.

    • susandevy · November 13, 2014

      wa’alaikumsalam pak indra,

      detoks liver ada beberapa cara, salah satunya dengan memakan apel selama 5-6 hari, atau minum air jeruk nipis/lemon, minum air kelapa hijau, intinya detoks ini untuk mengeluarkan racun dari tubuh dan memaksimalkan fungsi hati.
      detailnya bisa anda temukan pada komen2 sebelumnya atau di serach di google atau bertanya langsung pada ahli gizi.
      semoga bermanfaat

  20. Pingback: Hidup tanpa kantung empedu 3 | Susandevy's Blog
  21. Pingback: Hidup tanpa Kantung Empedu | Susandevy's Blog
  22. kiki · November 27, 2014

    trimakash untk mb susan. sy ingn sharing untk dampak yg trjd pasca oprasi..
    2 minggu yg lalu sy mlkukan operasi jg. sy mrsakan skt nyeri pd part sblah kiri kdg sample kram k tlg pgg..sy jg susah untk tdr..apkh it me many efek Pasca operasi?kdg sy mrsa khwatir kluhan trsebut tdk bs hlg..mohon infony..trimaksh..

    • susandevy · November 27, 2014

      salam pak kiki,

      yang anda rasakan itu merupakan efek samping dari operasi, seharusnya dokter memberikan anda obat penghilang rasa sakit (pain killer) atau jika sudah diberikan tapi masih terasa sakitnya, anda sebaiknya memintanya lagi.

      demikian, semoga cepat sembuh

  23. ayu · November 29, 2014

    Assalamualaikum.wr.wb

    aku penderita batu empedu. bulan puasa kemaren aku baru tau kalau di emeduku ada batu berukuran 3mm sm 1/2mm. dokter menyarankan untuk operasi tp aku tidak mau karena aku takut. tapi rasanya sakitnya itu sering datang tiba2 dan kapan aja, tidak pagi, siang, sore maupun malam. kalau sudah sakit aku sampe tidak kuat bangun rasanya lemes banget. pada tanggal 11 november kemaren ak sempat d opname karena rasa sakit yg ga tahan dan aku juga sempat usg lg, hasil usg yg kedua ini sama kaya yang pertama ada batu di empedu tp kali ini jumlahnya lebih banyak sekitar 5-6 sebesar 2-3mm. dokter internis dan dokter bedah menyarankan untuk operasi dan aku mengiyakan dan sudah tanda tangan untuk operasi tp aku masih nunggu kapan jadwal operasinya akan d lakuin. sekarang ini timbul rasa takut untuk d operasi dan timbul fikiran tidak kebayang gimana rasanya kalau tidak punya kantung empedu… aku sangat takut banget… mohon sarannya dong apa yang harus aku lakuin yaa??? kalau operasi positif negatifnya apa aja… makasih yaaa sebelumnya…

    • susandevy · November 30, 2014
    • Petrus · November 30, 2014

      Dear Ayu,
      Jangan ketakutan gitu ah.. Tidak apa2. Operasi termasuk sedang, tapi resiko tetap ada. Sy thn 2013 kemarin operasi juga, hasilnya jauh lebih baik. Tidak pernah merasa nyeri/kembung/sebah lagi stlh 8 bln pasca operasi. Pengalaman sy dpt dibaca diatas, a/n. Petrus. Semoga lekas sembuh ya..
      Salam.

  24. mafen · December 23, 2014

    Mb susandavy sy mau share sedikit tentang pengalaman sy yg akhirnya reda dari serangan batu empedu selama -/+ mgg.ini tentang terapi yg di sarankn oleh dr.chiu nan dr tiongkok,ketik aja di mb google dr.chiu nan maka infonya akan keluar.
    Tata-cara pengobatannya adalah sebagai
    berikut :
    Gambar
    1. Selama lima hari berturut-turut minumlah
    empat (4) gelas sari buah apel segar setiap hari,
    atau makanlah empat atau lima buah apel segar,
    tergantung selera anda. Apel berkhasiat
    melembutkan batu empedu. Selama masa ini
    anda boleh makan seperti biasa.
    2. Pada hari ke-enam jangan makan malam.
    Jam 6 petang, aduklah satu sendok teh “Epsom
    salt” (magnesium sulfat, garam Inggris) dengan
    segelas air hangat.
    Jam 8 malam, lakukan hal yang sama. Magnesium
    sulfat berkhasiat membuka pembuluh-pembuluh
    kandung empedu.
    Jam 10 malam, campurkan setengah cangkir teh
    minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan
    setengah cangkir sari jeruk segar. Aduklah
    secukupnya sebelum diminum. Minyaknya
    melumasi batu2 untuk melancarkan keluarnya
    batu empedu.
    Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu
    berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda.
    “Batu-batu ini biasanya mengambang,” menurut
    Dr. Chiu-Nan. “Cobalah hitung jumlahnya. Ada
    yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu. Banyak
    sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin
    memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan
    melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak
    semuanya keluar.

    Ternyata benar setelah sy melakukan terapi itu ada 3 biji batu empedu yg keluar sesuai dg hasil usg yg telah sy lakukan bahwa ada tiga batu empedu (sy lupa ukurannya brp) di kantung empedu sy.Dan smp skrg (4th) sy tdk pernah kambuh lagi.sebetulnya terapinya bisa di lakukan meskipun untuk orang sehat.

    • susandevy · January 1, 2015

      terima kasih banyak untuk sharingnya !

  25. adam · January 1, 2015

    hello semuanya : pengin sarannya dong, sy sudah lebih dri 2 minggu ini merasakan kembung terus menerus dan bberapa hari kemarin di usg hasilnya ada batu empedu yg banyak dan kecil2. Dari dokter bedah saya dikasih obat dan nanti katanya kalo masih mengganggu ya di bedah saja. sementara saya takut kalau hrs operasi.
    saat ini yg sy rasakan hanya perut kembung & sedikit cepet capek saja. apakah pengobatan herbal dg mengkonsumsi apel seperti artikel2 yg ada di web ini bener bisa membantu?
    terus bagaimana caranya menghilangkan kembung saya yg sudah berjalan 2 minggu lebih ini? thx

  26. darmawati maruto darsono · April 6, 2015

    Selamat pagi Mba Susan. saya juga sudah tak berkantung empedu sejak tahun kemaren. Batunya lumayan besar, diameternya 2 cm, sebanyak 3 butir, 2 didalam kantung, satu nyangkut simulut saluran empedunya. Setelah masuk UGD karena sakit yg luar biasa, saya di MRI untuk melihat secara pasti posisi batunya, ketahuan kalau kantung empedunya sudah infeksi parah. Maka segera saya disuruh operasi dianjurkan untuk laparoskopi, dg catatan, kalau tidak bisa, akan dilanjutkan dg cara terbuka, karena infeksi kantung empedunya serta batunya yg besar-besar. Waktu menjalani laparoskopi akhirnya batunya dihancurkan dan disedot keluar. Kantung empedu sudah mengalami penebalan dan sudah beruhah karena infeksi yg sudah menahun. Akhirnya dokter meminta ke suami untuk biopsi karena dicurigai perubahan jaringan kantung empedunya mengarah kehal yg tidak diinginkan. Kondisi kantung empedu saya sudah lengket kemana mana. Setelah operasi, dokter hanya berpesan, habis ini, ibu boleh makan apa saja yg ibu mau. Sudah tak ada pantangan. Benar saja, setelah baik, saya memang mengalami seperti apa yg semua alami. Tapi yg jelas sekarang sudah tak ada keluhan sama sekali. Tak ada sakit perut lagi. Bila sebelum operasi saya sering diare, makan apa sedikit diare, sekarang sama sekali tidak pernah. Minum susupun ok saja. Malah sekArang berat badan cenderung naik terus…..itu yg membuat saya dalam masalah……karena susah turunkan berat badan……..saya mau tanya, Mba Susan dan yg lain lain apa jg begitu, cenderung cepat naik berat badannya. Terima kasih.

    • susandevy · April 17, 2015

      menurut saya justru berat badan naik itu sebenarnya baik, karena kebanyakan paska operasi biasanya banyak yang turun berat badannya,
      sebaiknya lebih memantau makanan saja, kurangi yang berlemak dan karbohidrat terutama gula, minuman dalam kemasan dan nasi

  27. bagus kartiko · April 10, 2015

    assalamualaikum…dan salam hangat bwt semuanya
    trima kasih kpd mb.sis susan atas info pasca operasi pengangkatan kantong empedu dan pola makan yg sehari-hari harus kita konsumsi
    alhamdulillah setelah melakukan opererasi pengangkatan kantong empedu pada januari 2014 yg lalu sy bersyukur sekarang bisa beraktifitas lagi meskipun kita harus tetap menjaga kondisi agar tidak terlalu capek terutama pola makan yang seminimal mungkin agar tidak makan makanan yang berlemak dan berbahan pengawet,,,,
    untuk saudara2 ku yang pernah menjalani operasi kantong empedu agar jangan berkecil hati dan atw kita merasa pada diri kita sudah tidak lengkap lagi organ dlm tubuh kita….sebenarnya kita masih bisa hidup wajar seperti pada saat sebelum dilakukan operasi tersebut..
    sekian terimakasih atas info dan kolom komentarnya….wasallam

  28. ayu hamidah · August 6, 2015

    Sy baaru senin kmrn tgl 3 operasi pengangkatan empedu…
    apa yg hrs sy lakukan utk mnjaga kondisi badan sy

  29. acieh · August 11, 2015

    Assalamu’alaikum semuanya. Saya jg sdh di vonis dokter batu empedu dan sdh dpt panggilan operasi pengangkatan kantung empedunya,tp krn suami tdk memberikan izin operasi,akhirnya di cancel operasinya. Karna takut akan dampak pasca operasinya. Yg saya mo tnyakan ke mba susan,brpa lama sembuhnya setelah dioperasi,brpa lama dirawat di RS nya,maklum saya pny anak balita yg harus saya urus sendiri dgn suami.Bisa kah saya join grup WA ? Boleh mnt no hp mba susan. Trimakasih

    Wassalam

    • susandevy · August 14, 2015

      Wa’alaikumsalam wr. wb,

      untuk lama recovery-nya tergantung dari proses tindakan operasi yang dilakukan, yang paling cepat adalah dengan laparoskopi, operasi ini lebih direkomendasi karena proses yang tidak lama, recovery cepat dan bekas luka operasi tidak besar,
      setidaknya anda akan menghabiskan waktu dua-tiga hari di rumah sakit, dan seminggu untuk bedrest dirumah,

      semoga lekas sembuh !

  30. Tommy tandipajung · October 16, 2015

    nimbrung pengalaman paska operasi saya sudah 2 tahun opeasi pengangkatan empedu dan sampai sat ini tdk ada keluhan olah raga tetap aku lakukan kebetulan saya hoby lari setiap hari saya joging kecuali sabtu dan minggu tdk ada masalah memang waktu 2 bulan pertama perut mual dan diare tapi sekarang nda lagi saya terapi setiap pagi bangun langsung minum air putih 1 muk dan setiap 2 bulan saya minum jus apel selama 3 hari utk detox

  31. Dolf Rawi · October 17

    saya juga baru melakukan operasi konvensional untuk penggangkatan batu empedu pada tgl 30 Juni 2016.
    sejauh ini baik saja , tetapi bobot saya jadi naik luar biasa .. dari 68 kg sebelum operasi ( dalam Perawatan) dasn sekarang naik jadi 78 kg .. padahal saya gak makan makanan berlemak .. minyak juga gunakan minyak jagung untuk menggoreng dan minyak Zaitun untuk masak sayuran dan kebanyakan kami rebus saja .
    konsumsi Juice Apple rutin setiap pagi .
    ada yang bias bantu ,, kenapa bobot saya cepat naik .. terutama di bahagian perut ..
    saya mau lakukan olah raga angkat beban masih agak khawatir karena bekas operasi di perut .
    saya makan sayuran dan buah buahan .. pisang dan papaya ..
    minum susu diabetesol untuk jaga kadar gula , karena ada riwayat DM , walupun saat ini Glocousa sewaktu 160 dan gula juga sama Dibetesol . konsumsi beras Merah , oat meal, roti gandum ,
    umur 65 th.. kelamin laki -laki ..
    terimakasih atas saran nnhya kalok ada .

    • susandevy · October 17

      saya juga kurang tahu penyebab kenaikan bb yang begitu cepat, mungkin harus diperhatikan karbohidrat tersembunyi di dalam jus, kalau bisa minum jus buatan sendiri tanpa gula,

      pisang dan pepaya juga tinggi karbo, jadi tidak usah terlalu banyak porsinya,
      kelihatannya ada faktor usia yang pengaruh dalam penyerapan karbo,
      mungkin lebih baik bapak segera konsultasi dengan ahli gizi tentang hal ini

      terima kasih

  32. Al inta · October 19

    Saya jg sdh sktr hampir 3bln difonis batu empedu dan ada penyumbatan jg,hasil lab sgot,sgpt dan gamma gt naek turun. Saran dokter hrs dioperasi. Dulu sblm sy tau kalo saya terkena batu empedu sering sakit di ulu ati sampai tembus kebelakang punggung kata dokter itu mag saya hrs bulak balik ugd saking sakit nya. Malah semenjak saya difonis batu empedu sekarang cuma seneb yang tidak terlalu sakit didaerah ulu ati. Menurut mba susan apa saya masih bisa untuk tidak operasi karena resiko pengangkatan kantung empedu yang begitu banyak. Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s