membuat wallpaper USS Voyager dengan Gimp 2.8

Space… The Final Frontier…These are the voyages of the Starship Enterprise….

Akhir pekan ini saya iseng mengutak-atik Gimp 2.8 , sambil mencoba beberapa fitur terbarunya, dan salah satu hasil yang saya dapat adalah wallpaper yang saat ini sedang terpasang di Ubuntu Oneiric  ini :

gambar USS Voyager orisinil saya dapatkan dari hasil googling, beda jauh dengan hasil editan dengan Gimp, bukan ?

Baiklah, pada dasarnya membuat wallpaper ini hanya terbagi dari dua bagian : Background langit bintang dan Planet. Jadi pertama kita akan membuat background-nya dulu.

Starry Space Background

Pertama, Create new image (Ctrl – N) atau klik : File – New , image size 1280 dan 720 , pada Advance Option pilih Fill with Foreground Color (pastikan foreground colornya adalah Black ) klik Ok.

Nah, sekarang kita sudah mempunyai background dengan warna hitam, saatnya untuk memberikan efek bintang-bintang , pilih Filter – Noise – HSV Noise , pada tab HSV Noise, naikkan Value sampai kira-kira diatas 200 , klik Ok , dan warna hitam akan kelihatan berbintik-bintik putih.

Lalu, pilih Filter – Light and Shadows – Sparkle , tidak perlu mengubah settingnya , klik Ok dan sebagian bintik-bintik putih akan tampak bersinar seperti bintang, namun hasil ini masih belum natural.

Buat layer baru (pada tab layer , klik icon New Layer ) pada Layer fill type klik foreground color (pastikan foreground color masih black ) klik Ok , pilih Filter – Render – Cloud – Different Cloud , klik Ok . kemudian pada tab layer di Layer Modes pilih Burn . hasilnya akan tampak sebagian bintang jadi berkurang sparkle-nya , tapi cahaya bintang masih satu warna yaitu putih. sebelumnya kedua layer ini kita gabungkan dengan men-klik tombol mouse kanan di layer paling atas, pilih Merge Down.

Untuk memberikan warna pada bintang , buat layer baru , klik icon New layer  dengan layer fill type foreground color (hitam) kemudian pilih Filter – Render – Cloud – Plasma , klik Ok . dan di tab layer ubah Layer Modes menjadi Dodge , dan hasilnya cahaya bintang akan memiliki warna yang berbeda , terakhir gabungkan kedua layer dengan klik mouse kanan pada layer paling atas dan pilih Merge Down.

hasil background bintang adalah seperti berikut ;

Membuat Planet

Sekarang adalah bagian yang menyenangkan yaitu membuat planet ! caranya pun juga tidak sulit hanya beberapa langkah saja :

Buat layer baru , klik icon New Layer , dengan ukuran 500 x 500 px , dengan layer fill type Transparency , klik Ok , pilih Bucket Fill tool (yang bentuk iconnya ember itu lho ), dan pilih foreground color dengan warna merah sedikit oranye , klik pada layer hingga layer tertutupi dengan warna tersebut, kemudian pilih Paintbrush tool (yang iconnya bentuk kuas) pilih brush Acrylic no.5 , atur ukuran sizenya sekitar  170 atau 200 , pilih warna foreground color dengan warna coklat kemerahan, dan mulai warna layer hingga seperti ini :

Pilih Filter – Map – Map Object , pada preview un-click di Show wireframe dan klik pada Update preview live, dan selanjutnya atur setting tab sebagai berikut ;

  • pada tab option di general option , di Map to : pilih Sphere dan klik di transparent background .
  • pada tab Light , di Lightsource type pilih Directional Light ,
  • di tab Material , Ambient dan Specular ubah jadi 0 atau nol / zero
  • di tab Orientation , position Z ubah jadi 0.9

Dan klik Ok , viola ! jadi sebuah planet merah ! tapi kita perlu menambahkan cahaya agar tampak lebih alami, pada layer tab, klik mouse kanan di layer planet tersebut, pilih Alpha to Selection , untuk menselect planet itu, kemudian pilih Blend Tool (untuk membuat gradient) sebelumnya atur foreground color jadi white / putih , pada Blend tab , pilih Gradient : FG to transparent  , klik pada tombol kecil disebelah kanan Reverse untuk membalikan arah gradient dari kiri ke kanan, pilih Shape : Radial , kemudian atur Offset jadi sebesar 85 , nah sekarang tinggal buat gradientnya , klik pada planet kira-kira pada posisi ditepat ditengah planet agak kekanan bawah sedikit, tahan tombol mouse kiri, tarik ke arah luar planet, hingga jadi efek cahaya putih berbentuk bulan sabit.

jika belum berhasil, tinggal Undo atau Ctrl – Z , mudah bukan ?

Buat satu planet kecil dengan ukuran layer 200×200 px, lalu untuk warna surface planet, gunakan efek plasma : Filter – Render – Clouds – Plasma , dan gunakan fitur mapping untuk membentuk planet sama seperti cara membuat planet sebelumnya.

Atur posisi planet dan satelitnya, copy gambar USS Voyager dari gambar orisinilnya ( saya tidak perlu menjelaskan caranya lagi kan ? tinggal gunakan Select tool, dan copy kemudian di paste as new layer, kira-kira seperti itu caranya )

hasil sementara seperti ini :

Untuk memberi efek tambahan pada langit , gunakan efek supernova : Filter – Light and Shadows – Supernova , gunakan warna default yaitu biru muda, dengan radius sekitar 5 – 10 , berikan beberapa supernova pada langit, asalkan jangan berlebihan saja supaya tetap natural. kemudian pilih Paintbrush tool , pilih Brush : Nova , gunakan warna biru tua, atur opacity jadi sekitar 60 – 80 %, lalu warnai disekitar cahaya supernova untuk memberikan sedikit efek awan nebula.

Dan untuk membuat agar semua gambar seakan dalam satu nuansa, add new layer , taruh layer tersebut di paling atas, warnai layer dengan warna biru tua , kemudian set Layer Modes dengan Overlay . hingga seluruh gambar jadi bernuansa biru tua.

Hasil akhir :

 

Demikian tutorial yang sederhana ini, mudah2an bermanfaat, jika ada masukan silakan tulis dikolom comment , terima kasih banyak !   🙂

 

 

 

 

 

To explore strange new worlds…
To seek out new life; new civilisations…
To boldly go where no one has gone before !

 

Advertisements

7 comments

  1. muslihzarth · June 13, 2012

    Awesome….ditunggu tutorial gimp yang lain mbak 🙂

    • susandevy · June 13, 2012

      terima kasih, maklum masih nubie…kudu belajar banyak lagi 🙂

      • muslihzarth · June 14, 2012

        nubinya ajaa kayak gini…gimana bila dah expertnya…

      • susandevy · June 14, 2012

        lha, gak percaya….photoshop aja saya gak bisa :mrgreen:

  2. arhsa · February 19, 2013

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Subhanallah
    ngga nyangka Gimp bisa bikin kayak begini
    lebih ngga nyangka yang bikin ternyata akhwat.
    semaking ngga nyangka ternyata pake Gimp nya di Linux (sedikit banyak pasti pernah nulis sudo).

    jadi semangat belajar Gimp nih
    Terima kasih banyak Mba.
    Jangan berhenti Menulis!

    “Better to write for yourself and public, because of the public will read your words”.

  3. arhsa · February 19, 2013

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Subhanallah
    ngga nyangka Gimp bisa bikin kayak begini
    lebih ngga nyangka yang bikin ternyata akhwat.
    semaking ngga nyangka ternyata pake Gimp nya di Linux (sedikit banyak pasti pernah nulis sudo).

    jadi semangat belajar Gimp nih
    Terima kasih banyak Mba.
    Jangan berhenti Menulis!

    “Better to write for yourself and public, because of the public will read your words”.

    • susandevy · February 19, 2013

      terimakasih banyak ya, sekedar info aja, gimp dan software foss lainnya itu multiplatform, jadi bisa di windows dan mac juga 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s