mei 1998

“Remember that there is only one important time and it is Now” – Leo Tolstoy

12 tahun yang lalu tepatnya hari ini, 21 mei 1998, presiden suharto lengser dari tahtanya, semua orang tercengang, Suharto ? turun ? bagi yang lahir pada masa 70’s dan 80’s pasti tidak pernah mengalami pergantian presiden sebelumnya.

Hari ini, ada berapa dari kita yang menyayangkan kejadian tersebut ? menyalahkan insiden pelengseran Suharto dan membayangkan andai saja Suharto tidak lengser mungkin hidup akan lebih baik ? atau bahkan ada yang sangat bersyukur seperti kisah menyentuh dan mengharukan yang saya baca dari sebuah blog ini .

Mei 1998 adalah sebuah kejadian yang tidak terduga, tidak ada yang bisa meramalkannya sebelumnya, bayangkan bagaimana mungkin dari sebuah insiden krisis kurs mata uang bisa mengakibatkan efek yang sedemikian besarnya ?

Saya pribadi menyayangkan sebagian yang masih berpendapat bahwa hidup lebih baik jika orang itu tidak turun, bukan masalah pada Suharto-nya , namun pada apakah kita bisa memprediksikan bahwa kehidupan bisa jauh lebih baik jika Suharto tidak lengser ?

Pada kenyataannya kita sebagai manusia pun merupakan mahluk yang acak dan tidak bisa ditebak….sebagai buktinya ; coba prediksikan bagaimana perasaan kita 5 menit berikutnya ? atau sejam lagi ? atau besok ? sayangnya kita tidak memiliki kemampuan untuk memprediksi perasaan kita sendiri ! lalu bagaimana kita bisa mencari formula untuk memprediksi hal-hal diluar jangkauan kita ?

Manusia adalah mahluk yang bertindak berdasarkan apa yang sudah pernah dia alami sebelumnya, dengan adanya kejadian-kejadian yang tidak terduga ini justru membuat kita mempelajari hal-hal baru yang tidak terpikirkan sebelumnya, misalnya saja setelah krisis kita jauh lebih waspada dan ketat dalam pengeluaran keuangan, atau akibat dari lengsernya Suharto ini setidaknya kita masih bisa menikmati kebebasan berpendapat yang tidak bisa dimiliki oleh warga di negri tetangga.

Kejadian acak memberikan berbagai dampak bagi kehidupan, dan hidup tidak akan pernah sama seperti sebelumnya.

Lalu apa semua kejadian acak memberikan dampak positif ? atau hanya memberikan dampak negatif saja ?

Internet dan Handphone pun juga merupakan salah satu dari kejadian acak, setidaknya dalam lima tahun belakangan ini banyak hal yang berubah akibat dua faktor tersebut, dan kita sungguh menikmati banyak manfaat dari ini, namun apakah selalu memberikan dampak positif bagi kita ?

Kenyataannya akibat dari derasnya arus informasi yang tidak terbatas – yang dijustru menyebabkan distorsi, dan membuyarkan konsentrasi kita terhadap segala hal, sudah terbukti bahwa makin banyak informasi yang diterima maka akan makin banyak hipotesis yang akan dihasilkan dan makin buruk hasil akhir yang diperoleh.

“Any man who reads too much and uses his own brain too little falls into lazy habits of thinking” – Albert Einstein 

Bahkan dalam pernikahan pun kita sebetulnya sedang mempertaruhkan masa depan kita dengan pasangan yang sudah dipilih – tanpa kita sadari, namun saat ada hal yang tidak terduga terjadi, apakah lantas kita menyalahkan diri kita bahwa kita telah salah memilih pasangan ? apakah pada saat sebelum menikah kita bisa memprediksikan bahwa kita akan happily-ever-after dengan pasangan ? pada kenyataannya toh kita sendiri juga akan berubah dengan seiringnya waktu berjalan, maka kehidupan sendiri pun memberikan banyak faktor-faktor yang tidak terduga, seperti halnya manusia itu sendiri, dan perasaan beserta hal-hal tidak logis lainnya adalah faktor terbesar yang paling tidak bisa diprediksi.

All and all, saya hanya bisa berharap kita tidak lagi menyalahkan waktu atau hal-hal yang telah terjadi, let bygones be bygones…..masa depan akan datang, sanggupkah kita bertindak seacak masa depan ?

 

“The most important person is always the person with whom you are……The most important pursuit is making that person, the one standing at you side, happy, for that alone is the pursuit of life

– Leo Tolstoy

Advertisements

3 comments

  1. :-P · May 23, 2012

    Hidup slalu memberi pilihan, tinggal bgaimn kita mengambil satu alternatif dr pilihan itu dan menjalaninya dgn ikhlas dan tawakal

    • susandevy · May 23, 2012

      tidak, hidup sering tidak memberi pilihan, hanya kita yang harus lebih cepat beradaptasi menghadapi semua kejadian yang tidak bisa diduga

  2. :-P · May 24, 2012

    Adaftasi itu pilihan. Misalkan dihadapkan dgn pilihan mati sekalipun tetap ada pilihan dlmnya yakni mati dgn husnul khatimah atau su’ul khatimah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s